Insightkaltim.com, Penajam – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Andi Muhammad Yusuf, menegaskan pentingnya membangun sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Hal ini disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten PPU.
Menurut Andi, kolaborasi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan visi dan misi kepala daerah, sekaligus memastikan keberhasilan program-program strategis yang telah dirancang.
“Jika DPRD dan pemerintah daerah mampu bersinergi, maka program pembangunan berdasarkan visi-misi bupati dan wakil bupati akan lebih mudah diwujudkan,” ujar Andi Muhammad Yusuf, Selasa (11/3/2025).
Ia menjelaskan, sinergi tersebut juga dibutuhkan dalam penyusunan dan pengesahan regulasi penting seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Keberadaan RPJMD menjadi acuan dalam menyalurkan anggaran dan menetapkan prioritas pembangunan.
“DPRD memiliki fungsi legislasi yang strategis. Dengan hubungan yang harmonis, pembahasan RPJMD dapat berjalan lancar sehingga implementasinya lebih tepat sasaran,” tegasnya.
Selain menyoroti sinergi antarlembaga, Andi juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. Menurutnya, kebijakan publik harus dirancang berdasarkan aspirasi yang disampaikan langsung oleh warga.
“Masyarakat adalah aktor penting dalam pembangunan. Pemerintah dan DPRD harus membuka ruang partisipasi agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujarnya.
Ia berharap di usia ke-23 tahun ini, Kabupaten PPU semakin maju dalam hal pelayanan publik, infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam konteks pembangunan yang semakin kompleks, terutama dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah sekitar, Andi juga menyoroti perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
“PPU harus siap menghadapi tantangan dan peluang dari pembangunan IKN. Karena itu, peningkatan kapasitas SDM menjadi sangat penting agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut berperan aktif,” pungkasnya.
DPRD PPU, kata dia, siap mendukung penguatan SDM melalui kebijakan penganggaran dan program-program pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional dan daerah.(adv/DPRD PPU)





