Insightkaltim.com, Penajam – Dalam semangat peringatan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), DPRD PPU menyerukan percepatan pembangunan infrastruktur pendukung sektor pertanian sebagai langkah strategis menuju ketahanan pangan nasional.
Wakil Ketua I DPRD PPU, Syahrudin, menekankan bahwa infrastruktur pertanian yang memadai adalah kunci utama untuk membuka peluang ekonomi dan meningkatkan daya saing petani lokal.
“Momentum HUT ini harus jadi titik balik. Banyak jalan produksi yang masih berupa tanah dan belum tersentuh pembangunan. Ini harus menjadi prioritas karena menyangkut aktivitas utama masyarakat kita,” ujarnya pada Selasa (11/3/2025).
Ia menjelaskan, sulitnya akses menuju sentra pertanian berdampak langsung terhadap proses distribusi hasil panen, yang pada akhirnya menekan harga jual di tingkat petani. Oleh karena itu, pembangunan jalan usaha tani dan akses distribusi ke pasar harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
“Kalau petani mudah menjangkau pasar, mereka tidak hanya mendapatkan harga lebih baik, tetapi juga bisa menekan biaya logistik. Ini berkaitan langsung dengan kesejahteraan mereka,” tambah Syahrudin.
Di sisi lain, DPRD juga menyoroti pentingnya percepatan proyek Regulator Telake yang dinilai mampu membuka ribuan hektare lahan pertanian produktif. Syahrudin menyebut proyek ini sebagai salah satu kunci menjadikan PPU sebagai kawasan penyangga pangan nasional di era Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Regulator Telake itu bukan sekadar proyek bendungan. Ini investasi masa depan dalam menjaga ketersediaan pangan. Potensinya sangat besar dan bisa mengubah wajah pertanian kita secara menyeluruh,” tegasnya.
DPRD PPU menyatakan siap menjadi mitra strategis pemerintah pusat dan daerah untuk mendorong percepatan pembangunan, khususnya di sektor yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi rakyat. Syahrudin pun mengajak semua pihak untuk bersinergi demi menciptakan pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan berkeadilan.
“PPU bisa jadi pionir ketahanan pangan nasional, asalkan kita bergerak bersama dan fokus membenahi fondasi utamanya, yaitu infrastrukturnya,” tutupnya.(adv/DPRD PPU)





