Insightkaltim.com, Penajam – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Jhon Kenedi, mengajak pemerintah daerah untuk segera mengadopsi sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) guna memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penerapan QRIS dinilai efektif untuk mempermudah transaksi masyarakat sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah.
“QRIS akan mempermudah masyarakat dalam bertransaksi serta mengurangi potensi pungutan liar. Dengan sistem ini, seluruh pemasukan langsung masuk ke rekening pemerintah daerah, sehingga lebih aman dan transparan,” ujar Jhon Kenedi, Sabtu (25/9/2024).
Menurut Jhon, penerapan QRIS memerlukan kesiapan infrastruktur yang memadai agar berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa DPRD siap mendukung pemerintah dalam menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk mendukung digitalisasi transaksi.
“Dengan QRIS, seluruh transaksi akan tercatat dan terpantau secara real-time. Ini akan mempercepat proses pemasukan PAD sekaligus meminimalisir kebocoran dana,” tambahnya.
Di samping mendorong penggunaan QRIS, Jhon juga menyoroti potensi besar sektor pariwisata di PPU yang perlu digarap lebih serius, terutama dengan perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang akan membawa banyak pengunjung ke wilayah ini. Ia menyebut bahwa pemerintah daerah perlu mengembangkan destinasi wisata lain selain Pantai Nipah-Nipah, yang baru-baru ini masuk dalam 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.
“Pengembangan destinasi wisata tidak boleh hanya terpaku pada Pantai Nipah-Nipah. Destinasi lain di PPU juga memiliki potensi besar yang perlu dimaksimalkan agar bisa menarik wisatawan,” kata Jhon.
Jhon juga mengimbau pengusaha lokal untuk turut berpartisipasi dalam pengembangan sektor pariwisata. Menurutnya, ini adalah kesempatan emas bagi pelaku usaha setempat untuk memajukan ekonomi daerah sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
“Pertumbuhan pariwisata harus diimbangi dengan perkembangan ekonomi lokal. Ini adalah peluang besar bagi kita untuk membangun PPU menjadi daerah yang lebih maju,” pungkasnya.
Dengan penerapan QRIS untuk mengoptimalkan PAD serta upaya pengembangan pariwisata yang lebih luas, Jhon Kenedi optimis bahwa Kabupaten PPU akan semakin siap mengembangkan potensinya, baik dari segi ekonomi daerah maupun pemberdayaan masyarakat lokal.(adv/dprdpenajam)





