Insightkaltim.com, Penajam – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyoroti minimnya kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk tenaga pengajar di wilayahnya.
Anggota DPRD PPU, Muhammad Andi Yusuf, meminta pemerintah pusat untuk menambah kuota P3K guru guna mengatasi kekurangan tenaga pendidik di daerah tersebut. Hal ini disampaikan Andi Yusuf dalam pertemuan di Kantor DPRD PPU pada Senin (5/9/2024).
Andi Yusuf menjelaskan bahwa dari sekitar 300 kuota P3K yang diberikan untuk guru di PPU, hanya sekitar 150 yang terpenuhi. “Kuota yang diberikan pemerintah pusat masih jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan pendidikan di PPU. Kami meminta tambahan kuota agar kekurangan tenaga pendidik ini bisa diatasi,” ujarnya.
Andi Yusuf juga menyoroti distribusi kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lebih banyak dialokasikan untuk jurusan teknis, berdasarkan analisa beban kerja oleh Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU. Menurut Andi, meski DPRD tidak memiliki wewenang langsung dalam penentuan kuota CPNS, pihaknya siap memberikan dukungan politis untuk memperjuangkan tambahan kuota tenaga pengajar dari pemerintah pusat.
“Penentuan kuota CPNS adalah kewenangan Ortal dan BKPSDM yang didasarkan pada kebutuhan kerja di PPU. Namun, kami di DPRD siap mendukung dan menyampaikan kebutuhan tenaga pendidik ini ke pusat agar PPU bisa mendapatkan alokasi yang lebih memadai,” jelasnya.
Selain itu, Andi Yusuf berharap ada kelonggaran terkait persyaratan rekrutmen P3K guru, khususnya mengenai pengalaman kerja minimal dua tahun sebelum mengikuti seleksi. Ia menilai, persyaratan tersebut memberatkan calon guru yang baru memulai karirnya di wilayah PPU dan berpotensi menambah kekurangan tenaga pengajar di daerah.
“Kami berharap pemerintah pusat bisa mempertimbangkan kelonggaran syarat pengalaman dua tahun. Bagi guru yang baru mulai berkarir di daerah, syarat ini bisa menjadi kendala besar,” ungkap Andi Yusuf.
DPRD PPU, lanjut Andi, berkomitmen untuk mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Pihaknya berharap penambahan kuota dan fleksibilitas persyaratan bagi P3K guru dapat segera terwujud demi kemajuan sektor pendidikan di Penajam Paser Utara.(adv/dprdpenajam)





