Insightkaltim.com, PENAJAM – Langkah ambisius untuk melanjutkan pembangunan Coastal Road kembali memperoleh sorotan dalam APBD tahun 2024 Kabupaten Penajam Paser Utara.

Melintasi sejumlah kelurahan penting, proyek ini menjadi fokus perhatian sejumlah tokoh kunci, termasuk anggota legislatif seperti Hartono Basuki, Abdul Rahman Wahid, dan Raup Muin.
Wakil Ketua Dua DPRD PPU, Hartono Basuki, menyoroti urgensi melihat aspek ekonomi dalam proyek ini. “Pertumbuhan ekonomi harus menjadi tolok ukur utama dalam pembangunan infrastruktur seperti ini,” tandasnya.

Sementara itu, Abdul Rahman Wahid, Anggota Komisi I DPRD PPU, mendorong agar pembangunan Coastal Road tidak terhenti di tengah jalan. “Pembangunan harus diteruskan untuk memaksimalkan potensi pariwisata dan ekonomi di sepanjang jalur ini,” ungkapnya.
Tak ketinggalan, Wakil Ketua Satu DPRD PPU, Raup Muin, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memaksimalkan anggaran sekitar Rp 35 miliar yang telah dialokasikan tahun ini. “Kita harus memastikan konektivitas jalan ini terjaga, termasuk menangani masalah ketahanan jembatan di sepanjang Sungai Nenang,” tambahnya.

Dengan potensi ekonomi dan pariwisata yang besar, pemerintah dan anggota legislatif berkomitmen untuk memastikan pembangunan Coastal Road menjadi investasi jangka panjang yang bermanfaat bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. (adv/dprdpenajam)





