Insightkaltim.com, PENAJAM – Reses Sakka Said, anggota Komisi III DPRD PPU, di Desa Binuang pada Masa Persidangan II tahun 2024 mencatat beragam usulan warga.
Salah satunya adalah program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), yang menjadi fokus perhatian. “Warga meminta bantuan untuk perbaikan rumah mereka, terutama terkait atap, lantai, dan dinding,” ungkap Sakka saat diwawancara.
Selain RTLH, warga juga mengusulkan bantuan beasiswa untuk anak sekolah dan mahasiswa serta infrastruktur seperti semenisasi jalan. Selain itu, ada juga usulan terkait pertanian dan peternakan, seperti pupuk subsidi dan bibit petai unggul serta rencana beternak kambing.
Meski pengadaan fisik tidak dimungkinkan dalam anggaran perubahan tahun ini, Sakka berjanji akan berupaya mengakomodir usulan tersebut dalam APBD tahun depan. “Kami akan memperjuangkan pengadaan tersebut pada tahun anggaran 2025,” katanya.
Reses ini tidak hanya sebagai forum untuk menyerap aspirasi warga, tapi juga sebagai momen syukuran atas kemenangan kembali Sakka sebagai anggota dewan.
Dengan demikian, reses ini bukan hanya sebatas pertemuan, tapi juga momentum bersama warga untuk memperjuangkan kebutuhan dan harapan mereka. (adv/dprdpenajam)





