Insightkaltim.com, SANGATTA – Bupati Ardiansyah Sulaiman mengumumkan bahwa program “Menata Kutim Sejahtera” telah mencapai pencapaian sebesar 90 persen.
Dalam wawancara setelah rapat paripurna ke-10 di Kantor DPRD Kutim pada 8 November 2023, Bupati Sulaiman menyatakan bahwa prioritas utama saat ini adalah menyelesaikan program perumahan layak huni.
Meskipun telah berkolaborasi dengan provinsi sebelumnya, Bupati Sulaiman menyatakan bahwa pergerakan di tahun depan akan diprioritaskan melalui Pemkab sendiri untuk menjalankan program rumah layak huni yang lebih banyak.
Dia juga menyoroti perkembangan signifikan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MBTK, di mana banyak investor telah mulai menanamkan proyek mereka, termasuk pembangunan infrastruktur untuk persiapan tahun 2025, seperti pabrik minyak goreng.
Pada sektor tenaga kerja, Bupati Sulaiman menyampaikan bahwa hampir 80 persen tenaga kerja telah terserap, mencakup semua sektor tenaga kerja formal, non formal, dan informal, dengan perhatian khusus pada tenaga kerja formal. Di bidang pendidikan, upaya akreditasi sekolah-sekolah di Kutim masih dalam proses, dan Disdik diharapkan bekerja keras untuk mewujudkannya.
Bupati Sulaiman menegaskan bahwa sebagian kecil dari program prioritas belum tercapai karena belum dimaksimalkan, namun untuk peningkatan infrastruktur jalan, proyek multi tahun seperti peningkatan jalan di Kaliorang sedang dalam pergerakan. Beliau berharap progres ini berjalan lancar mulai tahun ini hingga selesai tahun depan.
Ditutup dengan keyakinan, Bupati Sulaiman menegaskan bahwa segala sesuatunya akan sesuai dengan program yang telah diprogramkan, dan penambahan kegiatan di antara tujuh skala prioritas tersebut dianggap sebagai bonus. (adv/Kutim)





