Insightkaltim.com, KUTIM – Pada pembukaan Pelatihan Government Chief Information Officer (GCIO) Angkatan II, Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, menyoroti urgensi transformasi digital dalam mengoptimalkan pelayanan publik. Menurutnya, transformasi digital harus diimbangi dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten.
Wakil Bupati menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus melibatkan SDM yang mampu mengoperasikan teknologi dengan baik. Kutai Timur, dengan APBD dan Sumber Daya Alam yang luar biasa, diharapkan dapat mencapai prestasi sebanding.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi, Wabup Kasmidi Bulang mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin berat. Dengan anggaran besar di tahun 2024, Kutai Timur diharapkan memiliki motivasi tinggi untuk memaksimalkan penyerapan anggaran, terutama dalam kegiatan multiyears.
Wabup juga mengajak semua Perangkat Daerah untuk tidak hanya mengejar sertifikat, tetapi juga menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara nyata. Dalam konteks ini, kegiatan pelatihan GCIO Angkatan II diharapkan menjadi langkah konkrit untuk kemajuan Kabupaten Kutai Timur.
Sebelumnya, Kepala Diskominfo Staper Kabupaten Kutim, Ery Mulyadi, menyampaikan bahwa pelatihan GCIO ini merupakan angkatan kedua dan merupakan komitmen Pemkab Kutim dalam transformasi digital. Pencapaian index Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang terus meningkat menjadi bukti keberhasilan transformasi digital di Kutai Timur.
Ery Mulyadi menekankan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bagian integral dari lima misi pembangunan Kutai Timur, khususnya misi keempat untuk mewujudkan pemerintahan yang partisipatif berbasis penegakan hukum dan teknologi informasi. (adv/kutim)





