Insightkaltim.com, KUTIM – Dalam perubahan tren wisata dari yang massal menjadi tematik, Kasmidi Bulang, Wakil Bupati Kutai Timur, menyoroti potensi Desa Wisata sebagai kekuatan baru dalam pariwisata.
Desa Wisata telah menjadi fokus Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan berbasis potensi lokal.
Kutai Timur, khususnya, telah menjadi pemimpin dalam jumlah desa wisata di Kalimantan Timur, mencapai 13 desa.
Kasmidi Bulang mendorong penginventarisasian seluruh desa wisata di Kutim untuk mempersiapkan program perencanaan yang akan dianggarkan pada tahun berikutnya. Potensi wisata seperti gua, pesona bawah laut, pantai luas, hutan lebat, dan gunung indah menjadi fokus utama untuk mengangkat Kutai Timur sebagai destinasi wisata unggulan.
Dalam rencananya, Kasmidi menyatakan dukungan dari Pemerintah Kabupaten untuk mengalokasikan anggaran pada tahun 2024 sesuai dengan hasil inventarisasi desa wisata.
Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan desa terpadu, memberikan dampak positif terhadap lingkungan, kesejahteraan masyarakat, dan pelestarian budaya. Pemajuan pariwisata di Kutai Timur dianggap sebagai langkah strategis untuk memicu pertumbuhan ekonomi lokal. (adv/Kutim)





