Insightkaltim.com, SANGATTA – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengadakan seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023, dengan total 1.820 peserta yang bertarung untuk 1.480 formasi.
Bupati Ardiansyah Sulaiman secara simbolis membuka kegiatan ini di Ruang Ujian CAT BKPSDM Bukit Pelangi pada Selasa (28/11/2023).
Sebelum dimulainya ujian, Bupati Ardiansyah menyoroti pentingnya implementasi Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN), yang disahkan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 31 Oktober 2023. UU ini mengatur penataan tenaga honorer atau non-ASN di instansi pemerintah, dengan tenggat waktu hingga tahun 2024.
“Melalui tes hari ini, kita berupaya mengangkat status TK2D (pegawai honor) menjadi PPPK, sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujarnya di hadapan Seskab Kutim Rizali Hadi, Kepala BKPSDM Kutim Misliansyah, dan peserta seleksi PPPK 2023.
Bupati Ardiansyah juga membagikan informasi positif terkait peningkatan kesejahteraan TK2D di Kutai Timur, dengan kenaikan gaji sebesar 50 persen dan insentif PPPK yang naik 100 persen.
“Gaji TK2D kita naikkan sejak Februari 2023, serta insentif PPPK dari Rp 2 juta menjadi Rp 4 juta. Semoga hal ini memberikan semangat tambahan bagi saudara-saudara untuk berkontribusi lebih dalam tugas teknis dan non-teknis kepegawaian,” tambahnya.
Kepala BKPSDM Kutim, Misliansyah, menjelaskan bahwa seleksi PPPK ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kutai Timur.
Selain itu, untuk mendapatkan status ASN, PPPK harus memiliki karakteristik positif sebagai penyelenggara pelayanan publik, perekat NKRI, serta integritas tinggi dalam pengembangan kapasitas dan kinerja organisasi. Mereka diharapkan memiliki keterampilan, kemampuan, dan keahlian sesuai dengan tuntutan jabatan.
“Pemkab Kutim tahun ini mengalokasikan 1.480 formasi PPPK, dengan jumlah pendaftar mencapai 2.924 orang. Sebanyak 1.104 peserta tidak memenuhi persyaratan, sementara 1.820 peserta berhasil lolos seleksi berkas,” jelas Misliansyah. (adv/Kutim)





