Insightkaltim.com, SANGATTA – Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengalami sejumlah kekosongan karena beberapa pengurus ikut dalam kontestasi pemilihan legislatif (Pileg). Untuk mengatasi hal ini, KONI Kutim aktif mengisi kekosongan tersebut dengan menggelar rapat pleno di kantor KONI Kutim di kawasan Stadion Kudungga pada Kamis (2/11/2023) kemarin. Rapat pleno dipimpin oleh Ketua KONI Kutim, Rudi Hartono, didampingi beberapa pengurus dan anggota.
“Termasuk kekosongan Sekum dan beberapa bidang lainnya, inilah yang akan kita diskusikan. Sebenarnya tinggal menyurat saja ke provinsi, namun harus melewati proses dan aturan, jadi kita pleno dulu,” terang Rudi Hartono.
Rudi menambahkan, pengisian kekosongan pengurus ini sebagai upaya untuk memastikan kelancaran organisasi. Hal ini penting mengingat berbagai agenda ke depan, terutama persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke VIII di Kabupaten Paser pada Tahun 2026.
“Banyak agenda ke depan yang akan kita siapkan, salah satunya yang prioritas adalah persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke VIII di Kabupaten Paser Tahun 2026. Ini harus kita persiapkan sebaik mungkin, agar hasilnya maksimal,” paparnya.
Sementara itu, terkait pengurus yang tidak aktif, Rudi memastikan langkah tegas akan diambil sesuai dengan aturan dan proses yang tertera dalam AD/RT KONI Kutim.
“Reshuffle atau perombakan adalah langkah terakhir. Aturannya jelas dan ada, namun kami akan memanggil yang bersangkutan terlebih dahulu, tanyakan apa kendalanya sehingga tidak aktif,” tutupnya. (adv/Kutim)





