InsightKaltim.com, KUTIM – BPKAD Kutai Timur menyelenggarakan workshop akuntansi dan pelaporan keuangan daerah yang melibatkan perwakilan dari 18 kecamatan, baik di pedalaman maupun pesisir, pada 2-3 November 2023 di Ballroom Hotel Bumi Senyiur Samarinda.
Workshop ini, dibuka oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman, bertujuan meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah guna mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Kabupaten Kutai Timur.
Bupati Sulaiman menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan keteraturan dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah di era transparansi birokrasi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan optimisme untuk mempertahankan predikat WTP tahun 2022, serta mengajak peserta workshop untuk terus meningkatkan kualitas diri dan kolaboratif dalam pelaksanaan tugas mereka.
“Saya berharap workshop ini menjadi penyemangat untuk bekerja dengan profesionalisme dan integritas tinggi. Mari kita ciptakan budaya kerja kooperatif, komunikatif, dan saling mendukung dalam menjalankan tugas, terutama dalam tertib administrasi keuangan,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti kompleksitas tugas akuntansi, mengingat beban luar biasa yang harus dihadapi. Pada akhirnya, ia menegaskan pentingnya keteraturan pelaporan, waktu, dan koordinasi antarpihak untuk mencapai keberhasilan bersama.
Muhammad Hamdan, Plt Kepala BPKAD, menjelaskan bahwa workshop ini telah dilaksanakan selama tiga tahun berturut-turut, bertujuan menunjang fungsi keuangan pemerintah Kutai Timur. Hamdan menekankan pentingnya meningkatkan kemampuan peserta sesuai prinsip good governance dan peraturan yang berlaku.
Mari bersama-sama menjaga kualitas laporan keuangan pemerintah daerah demi keberlanjutan opini WTP untuk Kabupaten Kutai Timur. (adv/Kutim)





