Insightkaltim.com, PENAJAM– Dengan literasi, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Penajam Paser Utara (PPU) tentu akan berkualitas. Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU Syahrudin M Noor dalam undangan kegiatan talkshow Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat yang dihelat di Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) PPU, Kamis (16/11) kemarin. “Intinya dengan membaca akan membuka jendela dunia,” kata Syahrudin.
Dirinya menyebutkan, DPRD PPU berkomitmen untuk mendukung penuh terkait kegiatan di Dispusip. “Tentu kami dari DPRD PPU akan men-support semua kegiatan itu. Baik dari segi anggarannya, akan kami mengupayakan,” ujarnya.
Pasalnya, PPU beririsan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). “Mau tidak mau, suka tidak suka. Kita harus mengakselerasikan SDM kita,” ucapnya.
Sehingga tidak ada lagi yang tertinggal literasinya. Karena dalam membangun SDM, hal yang paling mendasar ialah peningkatan semangat literasi. Sehingga dengan basis pengetahuan yang dimiliki, maka PPU dapat maju. “Dengan literasi ini, anak-anak bisa menambah ilmunya dan pengetahuannya. Karena mengukur tingkat keilmuan itu bukan hanya peringkat tetapi melalui pemahaman,” timpalnya.
Pemahaman itu untuk mengetahui dunia luar. Untuk dari itu, melalui penguatan literasi, pasti akan mengatasi ketertinggalan. Sebab, literasi dapat memberikan pemahaman yang lebih luas. “Oleh sebab itu literasi sangat baik dan penting untuk dimiliki oleh anak,” jelasnya.
“Karena kalau anak-anak kita tidak paham seperti yang dicontohkan tadi oleh pemateri, saya kira jadi tertinggal kita nanti,” sambungnya.
Selain itu, Penajam telah menjadi bagian dari IKN. Maka semangat literasi tersebut harus tetap dimiliki masyarakat. Apalagi hadirnya IKN, akan banyak penduduk yang berdatangan dari lua daerah. Sehingga SDM yang berdatangan tersebut, pasti memiliki kapasitas dan kompetensinya masing-masing.
“Saya kira dengan hadirnya ibu kota ini, kita harus bangkitkan semangat masyarakat kita untuk punya kemampuan literasi,” imbuhnya.
Dirinya berharap, melalui kebijakan Pj Bupati PPU Makmur Marbun tentu dapat membangun sudut-sudut literasi di desa melalui Anggaran Dana Desa (ADD). “Pokoknya di desa-desa kalau bisa ada perpustakaan juga. Di kantornya desa akan dibelikan buku supaya anak-anak kesana membaca,” tuturnya.
Dengan adanya perpustakaan desa tersebut pastinya harus didukung. Hal ini akan meningkatkan semangat literasi bagi masyarakat dan anak-anak di perdesaan. “Karena ini langkah yang baik untuk ke depannya dalam memajukan PPU. Saya kira dengan hadirnya perpustakaan desa lewat bunda literasi, tentu kita support juga,” pungkasnya. (adv/dprdppu)





