BALIKPAPAN – Sebuah game Android buatan Kalimantan Timur sedang menarik perhatian pemain lintas negara. Magic Auction Kiew Kiew, game strategi lelang karya Riovan Styx Roring, dosen asal Balikpapan, kini dimainkan hingga ke Myanmar dan mencatat lebih dari 10.000 akun pemain.
Riovan mengembangkan game ini di bawah label Hosting Rakyat. Idenya sederhana: pemain berebut satu brankas berisi barang dengan ukuran dan nilai yang berbeda-beda, lalu menawar secara tertutup selama lima ronde. Siapa yang paling pintar membaca petunjuk dan mengatur tawaran, dialah yang membawa pulang isi brankas.

“Saya ingin membuat game yang mengajak pemain berpikir, bukan sekadar cepat-cepatan menekan tombol. Di game ini, menang dengan harga terlalu mahal justru bisa merugikan,” kata Riovan.
Dari Balikpapan ke Myanmar
Pada Oktober 2026, jumlah pemain dari Myanmar melonjak. Riovan merespons dengan menambahkan Bahasa Myanmar di samping Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, lengkap dengan Item bertema Myanmar. Menurut data Google Play Console per 19 Oktober 2026, game ini memiliki 590 pengguna aktif harian dan 1.499 pengguna aktif bulanan.
“Kami tidak menyangka game kecil dari Balikpapan bisa sampai ke Myanmar. Ini bukti developer daerah juga bisa bersaing,” ujarnya.
Update terbaru membawa tampilan gelap yang lebih tajam dan komander 3D bergaya anime chibi. Tersedia pula turnamen gratis Magic Auction Cup setiap Sabtu pukul 20.00 WIB, dengan hadiah 300 Diamond dan Item Legendary bagi pemenang. Turnamen perdananya digelar Sabtu, 31 Oktober 2026.
Magic Auction Kiew Kiew dapat diunduh gratis di Google Play. Informasi lengkap tersedia di magic-auction.com.





