insightkaltim.com, MALANG,— Program Diaspora Berdampak di Universitas Islam Malang (UNISMA) diarahkan tidak sekadar menjadi forum berbagi pengetahuan, tetapi menghasilkan agenda riset yang dapat ditindaklanjuti. Fakultas Teknik UNISMA bersama peneliti diaspora menyusun sejumlah fondasi penelitian, mulai dari roadmap riset hingga persiapan artikel ilmiah.
Program yang berlangsung lebih dari satu bulan itu melibatkan Dr. Ria Aniza, B.Eng., M.Sc., Ph.D., peneliti yang tengah menjalani postdoctoral research di Université de Lorraine, Prancis.
Salah satu agenda utama ialah penyusunan roadmap penelitian tiga tahun. Pembahasan melibatkan tiga pusat studi lintas fakultas, yakni Agro-Renew Center for Energy and Environment Fakultas Teknik, Center for Food Security Studies Fakultas Pertanian, serta Pusat Studi Kelestarian dan Keseimbangan Lingkungan Fakultas MIPA.
Kolaborasi lintas bidang tersebut diarahkan untuk mengembangkan tema penelitian yang berkaitan dengan energi terbarukan, ketahanan pangan, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.
Selain roadmap, tim juga menyusun proposal penelitian bersama dengan mitra internasional. Proposal tersebut diproyeksikan menjadi embrio kolaborasi riset yang dapat dikembangkan dalam tiga tahun mendatang sekaligus memperkuat kapasitas peneliti dalam menyiapkan proposal kompetitif untuk pendanaan internasional.
Agenda lain yang dilakukan adalah kolokium riset. Forum tersebut mempertemukan peneliti dan sivitas akademika untuk mempresentasikan hasil penelitian, bertukar gagasan, serta mengidentifikasi topik yang berpotensi dikembangkan menjadi penelitian kolaboratif.
Program juga mencakup kunjungan ke sejumlah fasilitas riset dan laboratorium UNISMA. Dari kegiatan itu, tim mengidentifikasi peluang pemanfaatan fasilitas untuk pengujian, pengembangan teknologi, serta penelitian bersama.
Untuk mendorong produktivitas publikasi, peserta juga menjalankan paper sprint. Proses tersebut mencakup penentuan topik, penyusunan kerangka, analisis data, pembahasan hasil, hingga penyempurnaan naskah untuk dipersiapkan menuju jurnal ilmiah bereputasi.
Dekan Fakultas Teknik UNISMA Dr. Ir. Ena Marlina, S.T., M.T., mengatakan program Diaspora Berdampak merupakan tahun pertama yang berhasil didanai dan menjadi momentum membangun kesinambungan kolaborasi.
“Program ini tidak berhenti pada kegiatan kunjungan atau berbagi pengetahuan, tetapi kami arahkan untuk menghasilkan luaran yang nyata, mulai dari roadmap penelitian, proposal internasional, publikasi bersama, hingga terbentuknya jejaring kolaborasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Rangkaian program resmi berakhir pada 9 September 2026. Hasil yang telah dirintis selanjutnya diharapkan dapat diteruskan melalui implementasi roadmap, proposal penelitian bersama, publikasi internasional, dan pengembangan konsorsium riset.(bro1)





