Insightkaltim.com, BALIKPAPAN – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026. Kodam VI/Mulawarman menggelar gerakan penghijauan secara serentak dengan menanam ratusan ribu pohon di berbagai wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Kegiatan penghijauan tersebut dipusatkan di Lahan Transad Kodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Rabu (9/9/2026). Aksi ini melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, akademisi, organisasi kepemudaan, kelompok tani serta komunitas yang bergerak di bidang lingkungan.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Waaster Kaskogabwilhan II Kolonel Mar Didik Iwan S., para Asisten Kasdam VI/Mulawarman dan Kabalakdam VI/Mulawarman, Asisten Tata Kota Balikpapan, Dandim 0905/Balikpapan Kolonel Inf Denny Salurerung, Danlanud Dhomber Balikpapan Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, serta jajaran Forkopimda dan pegiat lingkungan.
Dalam gerakan penghijauan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Kodam VI/Mulawarman tersebut, tercatat sebanyak 277.250 pohon ditanam.
Rinciannya, sebanyak 215.900 pohon ditanam di wilayah Korem 091/Aji Surya Natakesuma, kemudian 60.350 pohon di wilayah Korem 092/Maharajalila, serta 1.000 pohon di kawasan Kodim 0905/Balikpapan.
Beragam jenis tanaman disiapkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari tanaman buah dan pohon keras hingga mangrove. Penanaman mangrove menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir.
Pangdam VI/Mulawarman menegaskan, pengabdian prajurit tidak semata-mata berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan negara. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian dari kontribusi TNI kepada masyarakat dan generasi masa depan.
“Momentum HUT ke-81 TNI ini bukan hanya untuk mengenang perjalanan pengabdian TNI, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen memberikan manfaat nyata bagi lingkungan. Penanaman pohon ini merupakan simbol pertumbuhan, harapan dan keberlanjutan,” ujarnya.
Pangdam juga mengingatkan agar kegiatan penghijauan tidak berhenti pada seremoni penanaman. Terlebih setelah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, upaya pemulihan kawasan harus terus dilakukan melalui penghijauan serta perawatan tanaman secara berkelanjutan.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memiliki kepedulian yang sama dalam menjaga lingkungan.
”Teruslah menanam, menyatu dengan alam, menebar energi kebaikan. Setiap kebaikan yang kita tanam dan setiap kepedulian terhadap alam akan memberikan manfaat bagi diri sendiri, lingkungan maupun orang lain,” pesannya.
Menurutnya, keberhasilan penghijauan sangat bergantung pada komitmen bersama untuk merawat tanaman yang telah ditanam sehingga dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi gambaran kuatnya kolaborasi antara TNI, pemerintah, masyarakat, kelompok tani dan komunitas lingkungan. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas gerakan penghijauan sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan Kalimantan Timur yang lebih hijau, sehat dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.(bro3)





