Insightkaltim.com, PENDIDIKAN – Lawatan Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), Prof Dr H Masykuri Bakri, M.Si ke tiga negara, Taiwan, Korea Selatan dan Malaysia tidak hanya membidik kerja sama Internasional dengan perguruan tinggi melainkan juga dengan Dunia Industri, lembaga pemerintah dan non pemerintah.
SELENGKAPNYA MENGENAI UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Lembaga non pemerintah internasional tersebut adalah Pengurus Cabang Istimewa Nahdatul Ulama (PCINU) yang ada di Taiwan, Korea Selatan dan Malaysia.
“Menjalin kerja sama dengan PCINU adalah keniscayaan, “ungkap Maskuri. Hal ini sesuai dengan motto UNISMA Malang dari Nahdatul Ulama (NU) untuk Indonesia dan Peradaban Dunia.
Oleh karena itu di setiap kunjungan luar negeri delegasi Unisma selalu mengupayakan untuk berkunjung ke sekretariat PCINU setempat di negara tujuan. Dalam lawatannya, rektor Unisma didampingi Wakil Rektor I, Prof Junaidi Mistar, Ph.D., Wakil Rektor II, H. Noor Shodiq Askandar, S.E., MM., dan Kepala Kantor Urusan Internasional, Dr. Imam Wahyudi Karimullah, MA.
SELENGKAPNYA MENGENAI UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Selain itu pihak Unisma juga didampingi Wakil Ketua Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia Provinsi Jawa Timur. Drs Muhaimin Abdul Syukur.
Bertempat di sekretariat PCINU Taiwan, No. 13 Ally 10 LN 40, Chang’anwest, Kota Taipe 104 (TMS Exit R2), Maskuri mendapatkan undangan untuk memberikan mauidzoh hasanah dengan tema “Puasa Membangun Kepekaan Sosial dan Spiritual” yang dirangkai dengan kegiatan sholat tarawih berjamaah serta dilanjutkan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan ketua PCINU Taiwan, Didik Purwanto, Ph.D.
Setelah bertolak dari Taiwan menuju Korea Selatan, delegasi Unisma juga mendapatkan undangan berbuka puasa bersama dilanjutkan dengan mauidzoh hasanah yang disampaikan oleh Rektor UNISMA Malang dengan tema “Mengubah Budaya dan Peradaban dalam Islam.
SELENGKAPNYA MENGENAI UNISMA BISA MENGUNJUNGI: www.unisma.ac.id
Dan suatu kehormatan bagi Unisma di mana Prof Maskuri diwawancarai melalui podcast oleh dua Candidat Ph.D yaitu Zahra dan Sakinah di Taiwan yang disiarkan secara live melalui kanal youtobe. Isi yang diangkat terkait profil Prof Maskuri sebagai Rektor dan eksistensi Unisma yang go internasional.
Dalam acara itu turut hadir Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia di Seoul, Gogot Suharwoto, Ph.D.
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan MoU dengan ketua PCINU Korea Selatan, Mohamad Habibi, S.Si., M.Sc bertempat di 441-1, Nonhyeon-dong, Namdong-gu, Incheon Korea Selatan. Hadir juga Mustasyar PCINU Korea Selatan, K. Ali Nurahim beserta jajaran pengurus PCINU.
Ketua PCINU Korea Selatan berharap, bahwa civitas akademika beserta alumni Unisma bisa melaksanakan kegiatan tri dharma dan studi lanjut program degree maupun non-degree di Korea Selatan melalui sinergi internasional yang dibangun bersama PCINU Korea Selatan.
Tentu banyak hal yang dapat diperoleh melalui kunjungan Rektor Unisma dan tim di berbagai negara tersebut, komitmen-komitmen dibangun bersama untuk mewujudkan entrepreneurial unisma menuju world class university.
Setelah melakukan lawatan ke PCINU Korea Selatan, delegasi Unisma melaksanakan kunjungan kerja sama ke kantor sekretariat PCINU Malaysia.
Dalam kunjungan tersebut, rektor Unisma didampingi Prof HM Mas’ud Said, M.M., Ph.D., Direktur Program Pascasarjana; Dr. Hj. Rini Rahayu Kurniati, M.Si., Dekan Fakultas Ilmu Administrasi; dr. Rahma Triliana, M.Kes, PhD., Dekan Fakultas Kedokteran; Dr. Imam Wahyudi Karimullah, MA, Kepala Kantor Urusan Internasional; Dr. Dewi Masyitoh, S.P., M.Pt., Dosen Praktisi Kewirausahaan Direktur Kembang Joyo Sriwijaya (Mitra Industri), Syaiful Sulaiman dan David Nasrun.
Kunjungan ini diterima langsung oleh Datuk Rudi Mahfud, Ketua Tanfidziyah PCINU Malaysia, yang didampingi oleh jajaran pengurus PCINU Malaysia.
Seluruh rangkaian kegiatan Unisma di sejumlah negara (Taiwan, Korea Selatan, dan Malaysia) pada awal tahun 2023 ini, merupakan wujud konkrit dan langkah strategis Rektor Unisma untuk menarik simpatik masyarakat NU di Taiwan, Korea dan Malaysia dididik ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni dan budaya di Unisma yang berbasis nilai-nilai moderasi, harmoni, toleran di tengah-tengah perbedaan adat istiadat, budaya, agama, seni dan bahasa. Hal ini dilakukan Unisma untuk menerjemahkan slogan UNISMA Malang, dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia, serta dalam rangka persiapan takeoff UNISMA Malang dari Enterpreneural University Milestone menuju World Class University Milestone pada 2027. (rls*/)
SELENGKAPNYA MENGENAI UNISMA BISA MENGUNJUNG: www.unisma.ac.id
Pewarta: Dr. Imam Wahyudi Karimullah, MA., Kepala Kantor Urusan Internasional, Unisma.





