• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Jumat, Mei 22, 2026
  • Login
Insight Kaltim
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Insight Kaltim
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Home PENAJAM

Keterbatasan Anggaran Hambat Penambahan Ruang Kelas di PPU

oleh InsightKaltim
April 9, 2025
di PENAJAM
0
Keterbatasan Anggaran Hambat Penambahan Ruang Kelas di PPU

Efesiensi anggaran tak menghalangi proses belajar mengajar di PPU.(Ilustrasi)

635
VIEWS
Share on FacebookWhatsappShare on TwitterShare on Line

Insightkaltim.com, PENAJAM — Rencana penambahan ruang kelas baru di sejumlah sekolah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) belum dapat direalisasikan tahun ini akibat keterbatasan anggaran. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Ismail, usai menghadiri rapat koordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah desa, Selasa (9/4/2025).

Ismail menjelaskan bahwa efisiensi anggaran menjadi kendala utama di tengah kebutuhan mendesak akan ruang belajar baru, terutama di sekolah-sekolah yang mengalami lonjakan siswa seperti SMP Negeri 1, SMP Negeri 10, dan SMP Negeri 22.

BeritaTerkait

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

“Tahun lalu kami sudah petakan kebutuhan ruang kelas, tapi keterbatasan keuangan daerah membuat rencana itu tidak bisa dijalankan. Ini menjadi tantangan serius bagi kami,” ujarnya.

Risiko Administratif Jika Siswa Tidak Terdata

Guna menyiasati keterbatasan ruang, sejumlah sekolah menggunakan ruang perpustakaan, laboratorium, atau ruang guru sebagai kelas sementara. Namun, pemanfaatan ruang nonformal tersebut memiliki batas waktu dan syarat ketat dari pemerintah pusat.

“Penggunaan ruang alternatif hanya dibolehkan jika pembangunan ruang kelas permanen dilakukan di tahun yang sama. Jika tidak, siswa yang belajar di ruangan itu bisa tidak tercatat dalam sistem pendataan nasional,” jelas Ismail.

Menurutnya, risiko administrasi cukup besar. Jika siswa tidak terdata dalam sistem (coding), mereka bisa kehilangan akses terhadap dokumen legal seperti ijazah dan data kelulusan.

“Tahun lalu kami terpaksa mengeluarkan surat keterangan dari Bupati. Tapi itu hanya solusi darurat. Jika dilakukan lagi, bisa dianggap pelanggaran serius, baik dari sisi hukum maupun etika,” tegasnya.

Ancaman Pengurangan Daya Tampung

Kondisi ini menempatkan Disdikpora pada posisi dilematis. Di satu sisi, permintaan akan ruang kelas terus meningkat, sementara di sisi lain, aturan pemerintah pusat mengharuskan ruang belajar sesuai standar.

“Jika tak ada ruang tambahan, sekolah mungkin terpaksa membatasi jumlah penerimaan siswa baru. Tapi ini juga bukan solusi jangka panjang karena jumlah anak usia sekolah terus bertambah setiap tahun,” ujarnya.

Usulan Skema Alternatif Pembiayaan

Sebagai langkah lanjutan, Disdikpora berencana menggelar pertemuan dengan kepala sekolah dan perangkat desa di sembilan wilayah prioritas. Pertemuan tersebut akan membahas pola distribusi siswa, alternatif pembiayaan, serta langkah komunikasi publik.

“Kami ingin masyarakat memahami kondisi ini. Ini bukan soal menolak anak bersekolah, tapi soal memastikan sistem yang tertib dan sesuai aturan,” kata Ismail.

Ia juga mendorong percepatan pembangunan ruang kelas baru dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk kemungkinan menggandeng pendanaan dari pusat, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), atau skema kerja sama lintas sektor.

“Kalau hanya mengandalkan APBD, tentu sulit. Kita perlu alternatif lain agar permasalahan ini tidak terus berulang setiap tahun,” tandasnya.

Disdikpora berharap dengan perencanaan yang matang dan dukungan semua pihak, hak setiap anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan teradministrasi secara resmi tetap terjamin di Kabupaten Penajam Paser Utara.(adv/kominfoppu)

ShareKirimTweetShare

BeritaTerkait

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

oleh InsightKaltim
Februari 21, 2026
0
646

Insightkaltim.com, Penajam Paser Utara – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Besaran zakat fitrah untuk...

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

oleh InsightKaltim
Februari 9, 2026
0
645

Insightkaltim.com, Penajam Paser Utara – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bergerak cepat merespons...

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

oleh InsightKaltim
Desember 5, 2025
0
622

Insightkaltim.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai melakukan langkah serius memperkuat kualitas pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)...

Bupati Mudyat Desak Tanggung Jawab Industri Sawit, Kerusakan Infrastruktur Tidak Bisa Daerah Tanggung Sendiri

Bupati Mudyat Desak Tanggung Jawab Industri Sawit, Kerusakan Infrastruktur Tidak Bisa Daerah Tanggung Sendiri

oleh InsightKaltim
Desember 5, 2025
0
646

Insightkaltim.com, PENAJAM — Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menegaskan perlunya skema tanggung jawab baru bagi perusahaan perkebunan kelapa...

  • Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Open Karate Tournament Piala Panglima TNI 2025 Siap Digelar di Balikpapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Inspiratif dan Dedikasi Perjuangan Bang Midun, Menjadi Pelayan Masyarakat hingga Panggung Politik 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa ITK Gelar Aksi “JAWARA HMIF 2025”, Gerakan Bersih Pantai Demi Warna Alam yang Tetap Terjaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber Alumni SMA 6 Angkatan 2001 Jadi Ajang Silaturahmi 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI

Copyright © 2020 Insight Kaltim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • CATATAN & OPINI
  • FILM
  • KULINER
  • PARIWISATA
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • Homepage

Copyright © 2020 Insight Kaltim.