• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Sabtu, Mei 23, 2026
  • Login
Insight Kaltim
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Insight Kaltim
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Home PENAJAM

Disdikpora PPU Imbau Sekolah Bentuk Adab Siswa

oleh InsightKaltim
November 16, 2024
di PENAJAM
0
Disdikpora PPU Imbau Sekolah Bentuk Adab Siswa

Kepala Disdikpora Kabupaten PPU, Andi Singkerru.(ist)

626
VIEWS
Share on FacebookWhatsappShare on TwitterShare on Line

Insightkaltim.com, PENAJAM – Perkembangan dunia pendidikan mengalami berbagai tantangan, sehingga perlu mengedepankan pembentukan karakter anak didik demi memproteksi anak dari pengaruh luar.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Andi Singkerru, mengatakan meskipun saat ini 99 persen pembelajaran di sekolah lebih mengacu kepada materi pelajaran, namun hendaknya disisipkan dengan pencerahan-pencerahan melalui ceramah agama maupun motivasi kepada anak didik untuk berkelakuan yang baik.

BeritaTerkait

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

“Ada banyak pengaruh buruk seperti adanya berita-berita mengenai begal, atau pengaruh dari youtube dan lain sebagainya. Makanya para guru kita, meskipin 99 persen pembelajaran itu berupa materi, maka sebaiknya disisipkan dengan ceramah, debriefing secara spiritual,” ujar Andi Singkerru, dalam suatu kesempatan belum lama ini.

Menurutnya, para guru memang harus punya kompetensi, kemudian harus bisa ditiru dan menjadi contoh yang baik bagi anak didiknya. Sebab ada beberapa contoh kasus yang bisa dikatakan sebagai oknum yang memperburuk citra para guru yang benar-benar ingin mengabdi bagi bangsa, negara dan masyarakat untuk mencerdaskan anak bangsa.

“Kalau dulu kita diajari, pasti awalnya diceramahi dulu. Kalau sekarang ini, pembelajaran selama 45 menit itu langsung materi-materinya apa saja. Kemudian sub temanya apa. Nah ini memang okelah, tapi ini kan bagian dari pembelajaran yang memang harus focus. Tetapi kita harus bisa mendidik, karena guru mencakup tiga hal, yakni mendidik, mengajar dan melatih. Jangan hanya cuma dua hal saja yang diberikan kepada anak didik, mendidiknya tidak ada,” katanya.

Ia kemudian mencontohkan, sudah banyak kasus yang terekam di medi sosial mengenai anak-anak SMA yang tidak dapat mengingat Pancasila secara berurutan. Atau bahkan ada anak yang tidak bisa membaca padahal usia dan kelasnya sudah mewajibkan anak didik tersebut mampu membaca dan menulis.

“Ya Allah jadi kasihan ya. Nah bahkan di PPU ini ada anak sekolah SMP itu belum bisa baca,” katanya.

Dengan demikian, ia meminta agar para guru harus bertanggung jawab terhsadap kondisi anak-anaknya. Menurutnya Kurikulum Merdeka buan berarti memaksa anak didik untuk bisa naik kelas secara terus menerus namun melupakan tugas dan tanggung jawab para guru untuk mendidik anak menjadi lebih baik.

“Saya sampai katakana, manakala anak didik belum bisa baca sampai kenaikan kelas, jangan naikkan kelas dulu. Bayangkan kalau naik kelas terus sampai SMA belum bisa baca. Wah masalah besar,” ungkapnya.

Ia juga mendorong sekolah yang lain untuk menerapkan hal yang sama. Bila menemukan murid atau siswa yang belum bias membaca, maka guru bertanggung jawab untuk memberikan pembelajaran secara intensif dalam dua bulan harus sudah bisa membaca.

Tentunya hal tersebut juga beraitan dengan pola asuh keluarga anak didik. Sehingga ia berharap semua komponen masyarakat lebih peduli dengan pendidikan generasi muda PPU agar lebih baik dan terus ditingkatkan di masa depan.(adv/kominfoppu)

ShareKirimTweetShare

BeritaTerkait

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

oleh InsightKaltim
Februari 21, 2026
0
646

Insightkaltim.com, Penajam Paser Utara – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Besaran zakat fitrah untuk...

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

oleh InsightKaltim
Februari 9, 2026
0
646

Insightkaltim.com, Penajam Paser Utara – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bergerak cepat merespons...

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

oleh InsightKaltim
Desember 5, 2025
0
622

Insightkaltim.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai melakukan langkah serius memperkuat kualitas pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)...

Bupati Mudyat Desak Tanggung Jawab Industri Sawit, Kerusakan Infrastruktur Tidak Bisa Daerah Tanggung Sendiri

Bupati Mudyat Desak Tanggung Jawab Industri Sawit, Kerusakan Infrastruktur Tidak Bisa Daerah Tanggung Sendiri

oleh InsightKaltim
Desember 5, 2025
0
646

Insightkaltim.com, PENAJAM — Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menegaskan perlunya skema tanggung jawab baru bagi perusahaan perkebunan kelapa...

  • Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Open Karate Tournament Piala Panglima TNI 2025 Siap Digelar di Balikpapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Inspiratif dan Dedikasi Perjuangan Bang Midun, Menjadi Pelayan Masyarakat hingga Panggung Politik 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa ITK Gelar Aksi “JAWARA HMIF 2025”, Gerakan Bersih Pantai Demi Warna Alam yang Tetap Terjaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber Alumni SMA 6 Angkatan 2001 Jadi Ajang Silaturahmi 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI

Copyright © 2020 Insight Kaltim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • CATATAN & OPINI
  • FILM
  • KULINER
  • PARIWISATA
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • Homepage

Copyright © 2020 Insight Kaltim.