• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Insight Kaltim
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Insight Kaltim
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Home KUKAR

Abd Rasyid Desak DPRD Kaltim Susun Perda untuk Lindungi Peternak Ayam Lokal ‎

oleh InsightKaltim
Oktober 21, 2026
di KUKAR
0
Abd Rasyid Desak DPRD Kaltim Susun Perda untuk Lindungi Peternak Ayam Lokal ‎

Kepala Desa Batuah, Abd Rasyid ketika menyampaikan usulannya di hadapan Pemkab Kukar. (Ist)

616
VIEWS
Share on FacebookWhatsappShare on TwitterShare on Line

Insightkaltim.com, ‎KALIMANTAN TIMUR – Ketidakstabilan harga ayam di pasaran menjadi perhatian Kepala Desa Batuah, Abd Rasyid. Ia meminta DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mengkaji penyusunan peraturan daerah (Perda) yang mengatur tata niaga dan distribusi ayam dari luar daerah guna melindungi keberlangsungan usaha peternak lokal.

‎Menurut Abd Rasyid, gejolak harga ayam berpotensi menimbulkan tekanan bagi peternak di daerah, terutama pelaku usaha bermodal terbatas. Persaingan dengan pasokan ayam dari luar Kalimantan Timur juga menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian pemerintah.

BeritaTerkait

Produk Lokal Kaltim Curi Perhatian Investor Jerman, Material UPVC Batuah Siap Go Internasional

Kirab Pasukan Brimob II Meriahkan HUT Ke-79 Korps Brimob Polri di Kukar

Rp 50 Juta Per RT dari Kukar Bebaya, Program Bupati Edi Sukses Perbaiki Kesejahteraan Desa

Ia menilai, kondisi tersebut membutuhkan langkah konkret melalui kebijakan yang mampu menciptakan iklim usaha peternakan yang sehat dan berkelanjutan. DPRD Kaltim bersama pemerintah daerah diharapkan dapat merumuskan aturan yang memberikan kepastian bagi peternak sekaligus menjaga keseimbangan pasar.

Salah satu opsi yang perlu dipertimbangkan, kata dia, ialah regulasi mengenai distribusi, tata niaga, serta mekanisme pengawasan terhadap pasokan ayam yang masuk ke wilayah Kalimantan Timur.

Namun, penyusunan aturan tersebut harus dilakukan melalui kajian mendalam agar tidak hanya menguntungkan satu kelompok usaha. Kebijakan yang dihasilkan juga perlu mempertimbangkan kebutuhan konsumen, kelancaran distribusi, serta ketersediaan ayam dengan harga yang terjangkau.

Abd Rasyid menegaskan, perlindungan terhadap peternak lokal bukan berarti menutup akses perdagangan dari luar daerah. Sebaliknya, pemerintah perlu memastikan persaingan berlangsung secara adil sehingga peternak setempat memiliki kesempatan yang seimbang untuk mempertahankan dan mengembangkan usahanya.

Untuk itu, ia mendorong DPRD Kaltim menampung aspirasi para peternak dan menindaklanjutinya melalui pembahasan yang melibatkan berbagai pihak. Pemerintah daerah, organisasi peternak, pelaku distribusi, dinas terkait, hingga perwakilan masyarakat dinilai perlu dilibatkan dalam proses tersebut.

‎Pelibatan para pemangku kepentingan penting untuk mengidentifikasi penyebab ketidakstabilan harga secara menyeluruh. Persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan jumlah pasokan, tetapi juga dapat dipengaruhi biaya produksi, jalur distribusi, serta keseimbangan antara permintaan dan ketersediaan ayam di pasaran.

‎Hasil kajian diharapkan menjadi dasar dalam menentukan bentuk kebijakan yang tepat sasaran. Dengan demikian, regulasi yang disusun nantinya tidak sekadar menjadi aturan administratif, tetapi mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi peternak di lapangan.

Selain memberikan kepastian usaha bagi produsen, kebijakan tersebut juga harus menjamin kebutuhan masyarakat terhadap pasokan ayam tetap terpenuhi. Keseimbangan antara kepentingan peternak dan konsumen menjadi faktor penting agar kebijakan tidak menimbulkan persoalan baru dalam rantai perdagangan.

Abd Rasyid berharap DPRD Kaltim memberikan perhatian serius terhadap aspirasi peternak lokal. Menurutnya, sektor peternakan memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

‎Ia menilai, keberpihakan pemerintah perlu diwujudkan melalui langkah nyata, mulai dari pembenahan tata niaga hingga penciptaan iklim usaha yang lebih kondusif. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, peternak lokal diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat daya saing.

‎Dorongan penyusunan Perda tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi pembenahan tata kelola perdagangan ayam di Kalimantan Timur. Melalui regulasi yang berimbang, keberlangsungan usaha peternak lokal dapat lebih terjaga tanpa mengabaikan kepentingan konsumen dan kelancaran pasokan pangan di daerah.(dar/din)

ShareKirimTweetShare

BeritaTerkait

Produk Lokal Kaltim Curi Perhatian Investor Jerman, Material UPVC Batuah Siap Go Internasional

Produk Lokal Kaltim Curi Perhatian Investor Jerman, Material UPVC Batuah Siap Go Internasional

oleh InsightKaltim
November 13, 2025
0
692

Insightkaltim.com, BATUAH, KUKAR — Inovasi industri lokal Kalimantan Timur kembali menjadi sorotan dunia. Sejumlah pengusaha asal Jerman yang tergabung dalam...

Kirab Pasukan Brimob II Meriahkan HUT Ke-79 Korps Brimob Polri di Kukar

Kirab Pasukan Brimob II Meriahkan HUT Ke-79 Korps Brimob Polri di Kukar

oleh InsightKaltim
November 17, 2024
0
690

Insightkaltim.com, KUTAI KARTANEGARA – Dalam rangka memperingati HUT ke-79 Korps Brimob Polri, Pasukan Brimob II melaksanakan kirab yang mengusung tema...

Rp 50 Juta Per RT dari Kukar Bebaya, Program Bupati Edi Sukses Perbaiki Kesejahteraan Desa

Rp 50 Juta Per RT dari Kukar Bebaya, Program Bupati Edi Sukses Perbaiki Kesejahteraan Desa

oleh InsightKaltim
Agustus 14, 2024
0
653

Insightkaltim.com, Tenggarong - Desa-desa di Kutai Kartanegara kini mengalami perubahan signifikan, ditandai dengan suasana yang semakin hidup dan penuh semangat....

Batu Dinding Kini Terang Benderang, Lampu Tembok Jadi Sejarah Berkat Program Terang Kampongku Bupati Edi

Batu Dinding Kini Terang Benderang, Lampu Tembok Jadi Sejarah Berkat Program Terang Kampongku Bupati Edi

oleh InsightKaltim
Agustus 14, 2024
0
691

Insightkaltim.com, **Loa Tebu** – Desa Batu Dinding, yang terletak di Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, kini tidak...

  • Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Open Karate Tournament Piala Panglima TNI 2025 Siap Digelar di Balikpapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Inspiratif dan Dedikasi Perjuangan Bang Midun, Menjadi Pelayan Masyarakat hingga Panggung Politik 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa ITK Gelar Aksi “JAWARA HMIF 2025”, Gerakan Bersih Pantai Demi Warna Alam yang Tetap Terjaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kodam VI/Mlw Lepas Dua Pejabat, Pangdam Titip Pesan Ini….

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI

Copyright © 2020 Insight Kaltim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • CATATAN & OPINI
  • FILM
  • KULINER
  • PARIWISATA
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • Homepage

Copyright © 2020 Insight Kaltim.