Insightkaltim.com, Penajam – Dinas Sosial Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bergerak cepat memfasilitasi 17 korban selamat kapal feri KM Muchlisa yang tenggelam di perairan Teluk Balikpapan pada Senin (5/5/2025), dengan menempatkan mereka sementara di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) PPU. Langkah ini diambil untuk memastikan para korban mendapatkan tempat perlindungan yang aman setelah insiden tersebut.
Kepala Dinas Sosial PPU, Saidin, menyatakan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi. “Begitu menerima informasi mengenai insiden ini, kami langsung bergerak untuk menyiapkan tempat penampungan sementara di Rusunawa PPU. Ini agar para korban bisa mendapatkan tempat yang aman dan nyaman sambil menunggu proses evakuasi lebih lanjut,” kata Saidin saat ditemui di kantornya.
Menurut Saidin, pihaknya telah menyediakan berbagai kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, selimut, pakaian, dan dukungan psikososial bagi para korban. “Kami juga bekerja sama dengan tenaga medis untuk memastikan kondisi kesehatan para korban terus dipantau. Keselamatan dan kesejahteraan mereka adalah prioritas utama kami saat itu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Saidin menambahkan bahwa Dinas Sosial PPU juga memberikan pendampingan psikologis kepada para korban untuk membantu mereka pulih dari trauma. “Kami memahami bahwa ini adalah pengalaman yang sangat berat, jadi kami memastikan mereka mendapatkan dukungan yang diperlukan sebelum kembali ke keluarga masing-masing,” tambahnya.
Saat ini, seluruh korban selamat telah dipulangkan ke daerah asal mereka setelah kondisi mereka dinyatakan stabil dan siap kembali ke keluarga masing-masing.
Dinas Sosial PPU berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada masyarakat dalam situasi darurat seperti ini, termasuk mempercepat proses pemulihan dan reintegrasi sosial.(adv/kominfoppu)





