• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Kamis, Mei 21, 2026
  • Login
Insight Kaltim
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Insight Kaltim
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Home PENAJAM

38 Guru Pensiun, Dinas Pendidikan PPU Krisis Pengajar

oleh InsightKaltim
April 23, 2025
di PENAJAM
0
38 Guru Pensiun, Dinas Pendidikan PPU Krisis Pengajar

Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru.(ist)

644
VIEWS
Share on FacebookWhatsappShare on TwitterShare on Line

Insightkaltim.com, Penajam — Dunia pendidikan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menghadapi tekanan serius. Tak hanya kekurangan tenaga pengajar akibat gelombang pensiun, digitalisasi pembelajaran pun terhambat oleh efisiensi anggaran. Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU menyatakan telah mengambil langkah strategis, meski tantangan masih menggunung.

Kekurangan Guru: Masalah Lama yang Makin Mendesak

BeritaTerkait

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah berjibaku menanggulangi kekurangan tenaga pengajar. Meski telah dilakukan pengangkatan guru honorer, tahun 2025 menjadi tahun kritis karena sebanyak 38 guru akan memasuki masa pensiun.

“Kami sudah menutup sebagian kekosongan melalui pengangkatan guru honorer. Namun, tahun ini kami menghadapi fakta bahwa 38 guru akan pensiun. Jika tidak segera diantisipasi, proses belajar-mengajar di sekolah bisa terganggu,” jelas Andi saat diwawancarai, Selasa (23/4).

Ia menegaskan, solusi jangka pendek seperti mengarahkan guru untuk mengajar rangkap bukanlah langkah yang ideal.

“Kami tidak ingin pembelajaran menjadi tidak efisien. Mengajar rangkap bisa menurunkan kualitas pendidikan karena beban kerja guru akan berlipat,” tambahnya.

Laptop untuk Guru: Program Digitalisasi yang Belum Merata

Di sisi lain, program digitalisasi pendidikan yang menjadi bagian dari visi pendidikan modern di PPU juga mengalami hambatan. Menurut Andi, sejak tahun 2024 pihaknya telah mulai mendistribusikan laptop kepada guru-guru pengajar, namun belum secara menyeluruh.

“Kami memastikan laptop yang diberikan berkualitas agar benar-benar bisa digunakan secara maksimal dalam proses belajar mengajar. Arahan itu sudah kami sampaikan kepada para kepala bidang,” ujar Andi.

Sayangnya, pengadaan laptop tahun ini melalui anggaran APBD murni dibatalkan akibat kebijakan efisiensi anggaran. Mengenai kemungkinan dilanjutkan melalui APBD Perubahan, Andi belum dapat memberi kepastian.

“Untuk sekarang, fokus kami bergeser pada pembangunan ruang kelas baru yang lebih mendesak,” katanya.

Prioritas Pembangunan: Ruang Kelas Lebih Mendesak dari Digitalisasi

Andi mengakui bahwa meskipun digitalisasi merupakan bagian penting dari kemajuan pendidikan, kondisi di lapangan memaksa Disdikpora PPU untuk mengutamakan infrastruktur fisik terlebih dahulu.

“Digitalisasi memang penting. Tapi di sisi lain, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa banyak sekolah masih kekurangan ruang kelas. Ini yang jadi prioritas kami saat ini,” ujar Andi.

Ia juga menekankan pentingnya literasi teknologi baik bagi guru maupun siswa. “Suka tidak suka, guru dan siswa harus mulai melek teknologi. Dunia pendidikan tidak bisa tertinggal dalam transformasi digital,” pungkasnya.

Tantangan yang Menanti Solusi

Dinas Pendidikan PPU saat ini berada di persimpangan antara kebutuhan mendesak dan visi jangka panjang. Kekurangan tenaga pengajar, minimnya sarana digital, serta keterbatasan ruang belajar menjadi tantangan yang harus dijawab dengan kolaborasi lintas sektor, perencanaan matang, dan dukungan kebijakan yang berpihak pada pendidikan.(adv/kominfoppu)

ShareKirimTweetShare

BeritaTerkait

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

oleh InsightKaltim
Februari 21, 2026
0
646

Insightkaltim.com, Penajam Paser Utara – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Besaran zakat fitrah untuk...

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

oleh InsightKaltim
Februari 9, 2026
0
645

Insightkaltim.com, Penajam Paser Utara – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bergerak cepat merespons...

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

oleh InsightKaltim
Desember 5, 2025
0
622

Insightkaltim.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai melakukan langkah serius memperkuat kualitas pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)...

Bupati Mudyat Desak Tanggung Jawab Industri Sawit, Kerusakan Infrastruktur Tidak Bisa Daerah Tanggung Sendiri

Bupati Mudyat Desak Tanggung Jawab Industri Sawit, Kerusakan Infrastruktur Tidak Bisa Daerah Tanggung Sendiri

oleh InsightKaltim
Desember 5, 2025
0
646

Insightkaltim.com, PENAJAM — Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menegaskan perlunya skema tanggung jawab baru bagi perusahaan perkebunan kelapa...

  • Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Open Karate Tournament Piala Panglima TNI 2025 Siap Digelar di Balikpapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Inspiratif dan Dedikasi Perjuangan Bang Midun, Menjadi Pelayan Masyarakat hingga Panggung Politik 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa ITK Gelar Aksi “JAWARA HMIF 2025”, Gerakan Bersih Pantai Demi Warna Alam yang Tetap Terjaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber Alumni SMA 6 Angkatan 2001 Jadi Ajang Silaturahmi 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI

Copyright © 2020 Insight Kaltim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • CATATAN & OPINI
  • FILM
  • KULINER
  • PARIWISATA
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • Homepage

Copyright © 2020 Insight Kaltim.