Insightkaltim.com, Penajam – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, melaporkan lonjakan volume sampah yang signifikan setelah perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah. Peningkatan ini terjadi terutama pada dua hari pertama Lebaran, yang langsung ditanggapi dengan peningkatan intensitas pengangkutan sampah di sejumlah titik keramaian.
Kepala DLH PPU, Safwana, mengungkapkan bahwa volume sampah meningkat tajam dibandingkan hari-hari biasa. “Lonjakan volume sampah terjadi cukup signifikan, khususnya pada malam takbiran hingga hari kedua Lebaran,” ujar Safwana saat ditemui pada Senin (8/4/2025).
Di antara lokasi yang mengalami peningkatan sampah yang paling terlihat adalah Pasar Babulu dan Pasar Petung. “Di dua pasar tersebut, kami harus melakukan pengangkutan sampah hingga tiga kali sehari agar penanganannya maksimal,” tambah Safwana.
Safwana juga mengapresiasi kinerja petugas kebersihan yang bekerja maksimal selama libur Lebaran. Sejak malam pertama Lebaran, puluhan petugas kebersihan dari DLH PPU disiagakan secara bergantian untuk menangani sampah. Penanganan sampah ini juga melibatkan koordinasi dengan unit transportasi dan kebersihan di tingkat kecamatan, terutama di kawasan yang padat aktivitas seperti pasar dan pusat keramaian.
Sebagai perbandingan, data dari DLH Kalimantan Timur menunjukkan bahwa rata-rata volume sampah harian di kabupaten/kota selama hari biasa berkisar antara 20 hingga 30 ton. Namun, pada momen besar seperti Lebaran, volume sampah dapat meningkat hingga dua kali lipat, dengan sebagian besar sampah berasal dari rumah tangga dan pasar.
Dalam kesempatan ini, DLH PPU juga mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga kebersihan lingkungan. “Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan memilah sampah sebelum dibuang. Keterlibatan masyarakat sangat penting, terutama dalam momen besar seperti ini, agar penanganan sampah lebih efektif dan berkelanjutan,” tutup Safwana.(adv/kominfoppu)





