• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Jumat, Mei 22, 2026
  • Login
Insight Kaltim
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Insight Kaltim
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Home PENAJAM

Hadi Saputro Paparkan Strategi Optimalisasi PAD untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah

oleh InsightKaltim
Maret 27, 2025
di PENAJAM
0
Hadi Saputro Paparkan Strategi Optimalisasi PAD untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Kepala Bapenda PPU, Hadi Saputro. (Ist)

672
VIEWS
Share on FacebookWhatsappShare on TwitterShare on Line

Insightkaltim.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai strategi inovatif guna memperkuat perekonomian daerah serta mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) PPU, Hadi Saputro, mengungkapkan sejumlah sektor unggulan yang akan dikembangkan sebagai sumber utama peningkatan PAD.

Kepala Bapenda PPU, Hadi Saputro menegaskan bahwa penguatan PAD menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Oleh karena itu, sektor-sektor dengan potensi tinggi akan dioptimalkan untuk menciptakan sumber pendapatan yang lebih stabil dan berkelanjutan. Empat sektor utama yang menjadi fokus pengembangan meliputi pertanian, pariwisata, perikanan, dan industri kreatif.

BeritaTerkait

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

Sektor Prioritas Pengembangan

1. Sektor Pertanian

Pemerintah daerah menargetkan optimalisasi sektor pertanian dengan mendorong peningkatan produksi komoditas unggulan seperti padi, kelapa sawit, dan hortikultura. Modernisasi pertanian melalui penggunaan teknologi canggih, akses permodalan, serta pengembangan infrastruktur irigasi akan menjadi langkah utama dalam meningkatkan produktivitas petani lokal. Selain itu, pemerintah juga akan menjalin kemitraan dengan sektor swasta untuk memperluas akses pasar bagi hasil pertanian PPU.

Demi meningkatkan daya saing produk pertanian daerah, Bapenda PPU juga berencana membangun pusat distribusi dan logistik yang dapat mempercepat pemasaran hasil pertanian. Dengan adanya infrastruktur ini, petani dapat menjual hasil panennya secara lebih efisien tanpa perlu melalui rantai distribusi yang panjang.

2. Sektor Pariwisata

Kabupaten PPU memiliki potensi wisata alam dan budaya yang besar. Oleh karena itu, strategi pengembangan pariwisata akan difokuskan pada peningkatan promosi, pembangunan infrastruktur pendukung, serta kemitraan dengan investor untuk mengembangkan destinasi unggulan. Pemerintah juga akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata agar mampu memberikan pelayanan yang lebih profesional dan menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan daya tarik wisata, pemerintah daerah juga akan mengembangkan event tahunan yang dapat menarik wisatawan serta membangun fasilitas akomodasi dan transportasi yang lebih baik. Dengan demikian, sektor pariwisata dapat menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi daerah.

3. Sektor Perikanan

Dengan garis pantai yang panjang dan potensi perikanan yang melimpah, pemerintah akan memperkuat sektor ini melalui program budidaya perikanan serta pengolahan hasil laut yang bernilai tambah. Pengembangan sentra perikanan terpadu serta peningkatan infrastruktur pelabuhan perikanan menjadi fokus utama untuk mendorong sektor ini sebagai salah satu penyumbang PAD terbesar di PPU.

Selain itu, pemerintah daerah juga berencana membangun kawasan industri perikanan yang akan menampung berbagai jenis usaha, mulai dari pengolahan hasil laut hingga ekspor produk perikanan. Kawasan ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan daya saing produk perikanan PPU di pasar global.

4. Industri Kreatif dan UMKM

Industri kreatif, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menjadi salah satu sektor yang terus didorong perkembangannya. Pemerintah daerah akan memberikan berbagai bentuk dukungan, seperti pelatihan, akses permodalan, serta fasilitas pemasaran baik secara digital maupun konvensional. Produk unggulan lokal seperti kerajinan tangan, kuliner khas daerah, dan bisnis berbasis ekonomi digital akan dikembangkan lebih lanjut agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Bapenda PPU juga berencana untuk mengintegrasikan UMKM dengan sektor pariwisata agar produk-produk lokal dapat dipasarkan kepada wisatawan. Dengan begitu, pelaku UMKM dapat meningkatkan omset mereka sekaligus memberikan dampak positif bagi ekonomi daerah.

Target dan Proyeksi Peningkatan PAD

Hadi Saputro menjelaskan bahwa target peningkatan PAD dari sektor-sektor tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan proyeksi kenaikan signifikan setiap tahunnya. Pada tahun ini, pemerintah menargetkan kenaikan PAD sebesar 15% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka tersebut diharapkan terus meningkat seiring dengan implementasi kebijakan strategis yang tengah disiapkan.

Optimalisasi sistem pemungutan pajak dan retribusi daerah juga menjadi bagian dari strategi peningkatan PAD. Pemerintah akan menerapkan sistem digitalisasi pajak yang lebih transparan dan efisien untuk meminimalkan kebocoran pendapatan serta mempermudah wajib pajak dalam memenuhi kewajiban mereka. “Kami berupaya untuk terus berinovasi dan bersinergi dengan berbagai pihak guna memaksimalkan potensi PAD. Dengan upaya yang konsisten, kami yakin PPU dapat lebih mandiri dalam pembiayaan pembangunan daerah,” ujar Hadi Saputro.

Dalam jangka panjang, pemerintah daerah juga berencana mengembangkan sistem pemantauan dan evaluasi terhadap sektor-sektor yang berkontribusi terhadap PAD. Dengan adanya sistem ini, setiap potensi pendapatan dapat dimaksimalkan dan perencanaan keuangan daerah dapat lebih terarah.

Dengan langkah-langkah strategis yang telah dirancang, diharapkan Kabupaten Penajam Paser Utara dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.(adv/kominfoppu)

ShareKirimTweetShare

BeritaTerkait

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

Harga Beras Turun, Zakat Fitrah di Penajam 2026 Ikut Disesuaikan

oleh InsightKaltim
Februari 21, 2026
0
646

Insightkaltim.com, Penajam Paser Utara – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Besaran zakat fitrah untuk...

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

Anggaran Terbatas, DPUPR PPU Putar Otak Atasi Jalan Rusak dan Tuntutan Warga

oleh InsightKaltim
Februari 9, 2026
0
645

Insightkaltim.com, Penajam Paser Utara – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bergerak cepat merespons...

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

Pemkab PPU Perketat Seleksi Pimpinan OPD, Bupati Mudyat Noor Tekankan Pentingnya Birokrasi Berintegritas

oleh InsightKaltim
Desember 5, 2025
0
622

Insightkaltim.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai melakukan langkah serius memperkuat kualitas pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)...

Bupati Mudyat Desak Tanggung Jawab Industri Sawit, Kerusakan Infrastruktur Tidak Bisa Daerah Tanggung Sendiri

Bupati Mudyat Desak Tanggung Jawab Industri Sawit, Kerusakan Infrastruktur Tidak Bisa Daerah Tanggung Sendiri

oleh InsightKaltim
Desember 5, 2025
0
646

Insightkaltim.com, PENAJAM — Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menegaskan perlunya skema tanggung jawab baru bagi perusahaan perkebunan kelapa...

  • Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Open Karate Tournament Piala Panglima TNI 2025 Siap Digelar di Balikpapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Inspiratif dan Dedikasi Perjuangan Bang Midun, Menjadi Pelayan Masyarakat hingga Panggung Politik 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa ITK Gelar Aksi “JAWARA HMIF 2025”, Gerakan Bersih Pantai Demi Warna Alam yang Tetap Terjaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber Alumni SMA 6 Angkatan 2001 Jadi Ajang Silaturahmi 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI

Copyright © 2020 Insight Kaltim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • CATATAN & OPINI
  • FILM
  • KULINER
  • PARIWISATA
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • Homepage

Copyright © 2020 Insight Kaltim.