Insightkaltim.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai strategi inovatif guna memperkuat perekonomian daerah serta mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) PPU, Hadi Saputro, mengungkapkan sejumlah sektor unggulan yang akan dikembangkan sebagai sumber utama peningkatan PAD.
Kepala Bapenda PPU, Hadi Saputro menegaskan bahwa penguatan PAD menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Oleh karena itu, sektor-sektor dengan potensi tinggi akan dioptimalkan untuk menciptakan sumber pendapatan yang lebih stabil dan berkelanjutan. Empat sektor utama yang menjadi fokus pengembangan meliputi pertanian, pariwisata, perikanan, dan industri kreatif.
Sektor Prioritas Pengembangan
1. Sektor Pertanian
Pemerintah daerah menargetkan optimalisasi sektor pertanian dengan mendorong peningkatan produksi komoditas unggulan seperti padi, kelapa sawit, dan hortikultura. Modernisasi pertanian melalui penggunaan teknologi canggih, akses permodalan, serta pengembangan infrastruktur irigasi akan menjadi langkah utama dalam meningkatkan produktivitas petani lokal. Selain itu, pemerintah juga akan menjalin kemitraan dengan sektor swasta untuk memperluas akses pasar bagi hasil pertanian PPU.
Demi meningkatkan daya saing produk pertanian daerah, Bapenda PPU juga berencana membangun pusat distribusi dan logistik yang dapat mempercepat pemasaran hasil pertanian. Dengan adanya infrastruktur ini, petani dapat menjual hasil panennya secara lebih efisien tanpa perlu melalui rantai distribusi yang panjang.
2. Sektor Pariwisata
Kabupaten PPU memiliki potensi wisata alam dan budaya yang besar. Oleh karena itu, strategi pengembangan pariwisata akan difokuskan pada peningkatan promosi, pembangunan infrastruktur pendukung, serta kemitraan dengan investor untuk mengembangkan destinasi unggulan. Pemerintah juga akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata agar mampu memberikan pelayanan yang lebih profesional dan menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan daya tarik wisata, pemerintah daerah juga akan mengembangkan event tahunan yang dapat menarik wisatawan serta membangun fasilitas akomodasi dan transportasi yang lebih baik. Dengan demikian, sektor pariwisata dapat menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi daerah.
3. Sektor Perikanan
Dengan garis pantai yang panjang dan potensi perikanan yang melimpah, pemerintah akan memperkuat sektor ini melalui program budidaya perikanan serta pengolahan hasil laut yang bernilai tambah. Pengembangan sentra perikanan terpadu serta peningkatan infrastruktur pelabuhan perikanan menjadi fokus utama untuk mendorong sektor ini sebagai salah satu penyumbang PAD terbesar di PPU.
Selain itu, pemerintah daerah juga berencana membangun kawasan industri perikanan yang akan menampung berbagai jenis usaha, mulai dari pengolahan hasil laut hingga ekspor produk perikanan. Kawasan ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan daya saing produk perikanan PPU di pasar global.
4. Industri Kreatif dan UMKM
Industri kreatif, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menjadi salah satu sektor yang terus didorong perkembangannya. Pemerintah daerah akan memberikan berbagai bentuk dukungan, seperti pelatihan, akses permodalan, serta fasilitas pemasaran baik secara digital maupun konvensional. Produk unggulan lokal seperti kerajinan tangan, kuliner khas daerah, dan bisnis berbasis ekonomi digital akan dikembangkan lebih lanjut agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Bapenda PPU juga berencana untuk mengintegrasikan UMKM dengan sektor pariwisata agar produk-produk lokal dapat dipasarkan kepada wisatawan. Dengan begitu, pelaku UMKM dapat meningkatkan omset mereka sekaligus memberikan dampak positif bagi ekonomi daerah.
Target dan Proyeksi Peningkatan PAD
Hadi Saputro menjelaskan bahwa target peningkatan PAD dari sektor-sektor tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan proyeksi kenaikan signifikan setiap tahunnya. Pada tahun ini, pemerintah menargetkan kenaikan PAD sebesar 15% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka tersebut diharapkan terus meningkat seiring dengan implementasi kebijakan strategis yang tengah disiapkan.
Optimalisasi sistem pemungutan pajak dan retribusi daerah juga menjadi bagian dari strategi peningkatan PAD. Pemerintah akan menerapkan sistem digitalisasi pajak yang lebih transparan dan efisien untuk meminimalkan kebocoran pendapatan serta mempermudah wajib pajak dalam memenuhi kewajiban mereka. “Kami berupaya untuk terus berinovasi dan bersinergi dengan berbagai pihak guna memaksimalkan potensi PAD. Dengan upaya yang konsisten, kami yakin PPU dapat lebih mandiri dalam pembiayaan pembangunan daerah,” ujar Hadi Saputro.
Dalam jangka panjang, pemerintah daerah juga berencana mengembangkan sistem pemantauan dan evaluasi terhadap sektor-sektor yang berkontribusi terhadap PAD. Dengan adanya sistem ini, setiap potensi pendapatan dapat dimaksimalkan dan perencanaan keuangan daerah dapat lebih terarah.
Dengan langkah-langkah strategis yang telah dirancang, diharapkan Kabupaten Penajam Paser Utara dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.(adv/kominfoppu)





