Insightkaltim.com, Penajam– Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah menghadapi tantangan efisiensi anggaran yang berdampak pada berbagai sektor, termasuk operasional Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dalam wawancara dengan Kepala DLH PPU, Safwana, beliau mengungkapkan dampak kebijakan efisiensi terhadap armada pengangkut sampah dan tenaga honorer penyapu jalan menjelang perayaan Idul Fitri 1446 H.
Kondisi Armada Pengangkut Sampah dan Tantangan Efisiensi Anggaran
Safwana menjelaskan bahwa saat ini DLH PPU mengelola 15 unit truk sampah, termasuk dua truk kontainer yang baru saja diperoleh melalui pengadaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada tahun 2024. Namun, meningkatnya volume sampah, terutama di Kecamatan Sepaku yang menjadi lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), membuat kebutuhan akan tambahan armada semakin mendesak.
“Kami telah mengusulkan penambahan armada untuk mengatasi timbunan sampah yang semakin besar, terutama di daerah Sepaku. Saat ini, hanya ada dua truk yang beroperasi di kecamatan tersebut, yang belum cukup untuk mengatasi masalah sampah secara optimal,” ungkap Safwana. Ia menambahkan bahwa dengan adanya empat truk, timbunan sampah di pinggir jalan bisa teratasi dengan lebih baik.
Namun, rencana pengadaan armada tambahan terhambat oleh kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah daerah. Pengadaan armada sampah pun terpaksa ditunda. Meski demikian, DLH PPU berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan dengan mengoptimalkan armada yang ada, serta mengajukan usulan bantuan keuangan kepada pemerintah provinsi untuk pengadaan armada tambahan pada tahun anggaran 2025.
Tenaga Honorer Penyapu Jalan Tetap Diberdayakan Menjelang Idul Fitri
Menghadapi lonjakan volume sampah menjelang Idul Fitri 1446 H, peran tenaga honorer penyapu jalan menjadi sangat vital dalam menjaga kebersihan lingkungan. Safwana menegaskan bahwa meskipun kebijakan efisiensi anggaran berlaku, DLH PPU tidak akan mengurangi jumlah tenaga honorer. Mereka akan diberdayakan secara maksimal untuk memastikan lingkungan tetap bersih selama masa perayaan.
“Kami menyadari betul pentingnya peran tenaga honorer penyapu jalan, terutama saat menjelang hari raya. Kami pastikan mereka tetap bekerja dan mendapat dukungan penuh agar kebersihan lingkungan tetap terjaga,” tambah Safwana.
Komitmen Terhadap Kebersihan Lingkungan
Meskipun dihadapkan pada tantangan anggaran yang terbatas, DLH PPU terus berupaya menjaga kebersihan lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Komitmen dan dedikasi jajaran DLH diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kebersihan dan kenyamanan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri 1446 H. Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan untuk terus mendukung upaya tersebut agar kebersihan lingkungan tetap terjaga.(adv/kominfoppu)





