Insightkaltim.com, Penajam,– Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan daerah dengan melibatkan seluruh jajaran pemerintahan kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kabupaten PPU. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Bupati ini dihadiri oleh Bupati PPU Mudyat Noor, Wakil Bupati Abdul Waris Muin, Sekretaris Daerah Tohar, serta para camat, kepala desa, lurah, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Bupati Mudyat Noor menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah di tingkat kecamatan, desa, serta kelurahan untuk memastikan implementasi kebijakan yang optimal. Bupati mengungkapkan bahwa Rakor ini bukan hanya sebagai forum koordinasi, tetapi juga sebagai ajang evaluasi dan perencanaan strategi pembangunan yang lebih baik.inergi Pemerintah untuk Pembangunan yang Optimal
“Rakor ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program kerja sebelumnya, merencanakan strategi tahun 2025, serta memperkenalkan kebijakan baru yang dapat meningkatkan kinerja pemerintah daerah,” ujar Mudyat Noor. Ia menekankan bahwa untuk menciptakan pemerintahan yang responsif dan inovatif, diperlukan komunikasi yang lebih intensif antara seluruh elemen pemerintahan agar setiap permasalahan dapat diselesaikan engan cepat dan tepat sasaran.
Bupati juga menyebutkan empat agenda utama dalam Rakor kali ini, antara lain:
1. Evaluasi Program Kerja Tahun Sebelumnya – Setiap kecamatan, desa, dan kelurahan diminta untuk menyampaikan laporan mengenai pencapaian dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program kerja tahun lalu. Evaluasi ini diharapkan menjadi dasar perbaikan dalam kebijakan yang akan datang.
2. Perencanaan Strategis Tahun 2025 – Pemerintah Kabupaten PPU menetapkan prioritas kebijakan yang fokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan publik, penguatan ekonomi daerah, serta pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan.
3. Implementasi Kebijakan Baru – Pemkab PPU memperkenalkan kebijakan digitalisasi layanan administrasi desa dan kelurahan, transparansi keuangan daerah, serta strategi pengelolaan dana desa agar lebih efektif dan tepat guna.
4. Diskusi Permasalahan Lapangan – Forum ini juga menjadi kesempatan bagi camat, kepala desa, dan lurah untuk menyampaikan tantangan yang dihadapi, seperti pembangunan infrastruktur dasar, pelayanan kesehatan, kesejahteraan sosial, dan strategi pengentasan kemiskinan.
Fokus pada Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Dana Desa
Insightkaltim com, Penajam – Salah satu isu utama yang menjadi perhatian dalam diskusi adalah optimalisasi penggunaan anggaran desa untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Bupati Mudyat Noor menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana desa. “Saya ingin setiap kepala desa dan lurah benar-benar memahami prinsip tata kelola keuangan yang baik. Anggaran harus digunakan dengan tepat, agar tidak ada penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat,” ujarnya.
Rakor ini diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret yang akan meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan di Penajam Paser Utara. Dengan koordinasi yang lebih baik antara pemerintah kabupaten dan pemerintah di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan, diharapkan permasalahan yang ada dapat ditangani secara proaktif dan responsif.
Mendorong Pembangunan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan
Pada penutupan acara, Bupati Mudyat Noor mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk bekerja lebih keras demi mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Keberhasilan pembangunan daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah kabupaten, tetapi juga memerlukan peran aktif dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat. Mari kita bersama-sama membangun Penajam Paser Utara agar menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional,” pungkasnya.
Dengan semangat kolaborasi ini, diharapkan Kabupaten Penajam Paser Utara dapat mencapai kemajuan signifikan dalam pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.(adv/kominfoppu)





