Insightkaltim.com, Penajam– Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menggelar acara Safari Ramadhan dan buka puasa bersama di Masjid Agung Al-Ikhlas, Penajam, pada malam ke-13 Ramadhan. Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam upaya mendukung pembangunan daerah.
Acara dimulai setelah pembukaan Ramadhan Fest 2025 yang digelar di kawasan Islamic Center PPU. Rombongan Pemprov Kaltim yang dipimpin oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, bersama Bupati PPU Mudyat Noor dan Wakil Bupati Abdul Waris Muin, hadir dalam acara tersebut. Setelah berbuka puasa bersama, para peserta melanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah dan sholat Tarawih.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kaltim yang turut hadir dalam acara Safari Ramadhan ini. Ia juga menyampaikan rasa bangga atas sinergi yang terjalin antara Pemkab PPU dan Pemprov Kaltim.
“Terima kasih dan selamat datang dalam Safari Ramadhan Pemkab PPU. Semoga momen ini membawa keberkahan bagi kita semua dan semakin memperkuat sinergi antara Pemkab PPU dan Pemprov Kaltim untuk kemajuan pembangunan daerah,” ungkap Abdul Waris Muin.
Wakil Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara semua pihak dalam mendukung visi pembangunan. Ia berharap, di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji yang baru dilantik pada Februari 2025, Pemprov Kaltim dan Pemkab PPU dapat bersama-sama mewujudkan kemajuan pembangunan daerah.
Seno Aji, Wakil Gubernur Kaltim, dalam kesempatan tersebut juga memberikan ucapan selamat kepada Pemkab PPU yang baru saja merayakan Hari Ulang Tahun ke-23 pada 11 Maret 2025. Ia menyebutkan bahwa Kabupaten PPU memiliki potensi besar, terutama karena sebagian wilayahnya merupakan bagian dari ibu kota negara (IKN) Nusantara.
“Selamat ulang tahun ke-23 untuk Kabupaten PPU. Kami yakin, dengan potensi yang ada, PPU bisa menjadi barometer kemajuan daerah di Kalimantan Timur,” ujar Seno Aji.
Meskipun demikian, Wagub Seno Aji juga menyoroti rendahnya alokasi anggaran APBD PPU tahun 2025 yang hanya sebesar Rp2,8 triliun, yang menurutnya masih kurang untuk mendukung pembangunan daerah. Ia berharap adanya dukungan dan sinergi antara Pemprov Kaltim dan Pemkab PPU untuk meningkatkan alokasi anggaran dan mempercepat pembangunan.
“APBD PPU masih kecil, sehingga bantuan keuangan dari Pemprov Kaltim perlu ditingkatkan. Kami berharap Pemkab PPU terus bekerja sama dengan kami untuk membangun infrastruktur dan pemerataan pembangunan,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari komitmen Pemprov Kaltim dalam mendukung PPU, kegiatan Safari Ramadhan diakhiri dengan pemberian bantuan hibah dari Pemprov Kaltim kepada Pemkab PPU sebesar Rp330 juta. Selain itu, bantuan juga diberikan untuk program kesehatan, termasuk bantuan Catride TCM untuk pasien TBC, serta iuran jaminan kesehatan nasional yang mencapai Rp2,4 miliar. Pemprov Kaltim juga memberikan bantuan berupa 1 unit kendaraan ambulans jenazah, paket sembako, alat pertanian dan perikanan, serta bantuan untuk rumah ibadah.
Dengan semangat kebersamaan dan sinergi yang terjalin antara pemerintah provinsi dan kabupaten, diharapkan berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih efektif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat PPU dan Kalimantan Timur.(adv/kominfoppu)





