Insightkaltim.com, PENAJAM – Menjelang bulan suci Ramadhan, pedagang beras di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan bahwa stok beras aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat selama tiga bulan ke depan. Meskipun permintaan beras diperkirakan akan meningkat, distribusi dari pemasok tetap lancar, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kelangkaan pasokan.
Samsul (50), seorang pedagang beras di Pasar Induk Penajam, menjelaskan bahwa pasokan beras dari distributor masih stabil. “Biasanya permintaan meningkat menjelang Ramadhan, tapi tahun ini stok cukup aman. Kami masih rutin mendapat pasokan, jadi tidak ada masalah kehabisan beras,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ningsih (45), pedagang beras di Pasar Waru, mengungkapkan bahwa meskipun harga beras sempat mengalami sedikit kenaikan akibat tingginya permintaan, stok di gudangnya tetap mencukupi. “Permintaan memang meningkat, terutama untuk beras premium. Namun, alhamdulillah, stok di pasar tetap tersedia, jadi warga tidak perlu panik,” tambahnya.
Warga setempat juga merasa lebih tenang dengan kepastian pasokan beras yang ada. Rina (34), seorang ibu rumah tangga, mengaku sempat khawatir harga beras akan melonjak tajam. “Kalau stok aman, insyaAllah harga tidak naik drastis. Kami bisa berbelanja kebutuhan Ramadhan dengan lebih tenang,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) juga memastikan bahwa stok beras di gudang Bulog dan distributor tetap terjaga dengan baik. Kepala DKP PPU, Andi Suharto, menambahkan bahwa pihaknya terus memantau harga dan distribusi beras. “Kami berkoordinasi dengan Bulog dan pedagang untuk memastikan ketersediaan beras selama Ramadhan dan Idul Fitri tetap stabil,” ujar Andi.
Sebagai langkah untuk menstabilkan harga, Pemkab PPU juga akan menggelar operasi pasar murah dalam waktu dekat. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh beras dengan harga lebih terjangkau. Dengan langkah tersebut, diharapkan harga dan ketersediaan beras tetap stabil sepanjang bulan Ramadhan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang.(adv/kominfoppu)





