Insightkaltim.com, PENAJAM – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), terus berupaya memperkuat daya tarik bagi para investor untuk menanamkan modal di wilayahnya. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), memaksimalkan kinerja hingga mampu menembus level internasional.
Kepala Bidang Perencanaan Pengembangan Iklim, Promosi, dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal DPMPTSP PPU, Sophian Ahmad Rasyid, mengungkapkan berbagai langkah strategis yang telah diambil demi meningkatkan citra daerah.
“Upaya kami tidak lepas dari kegiatan-kegiatan promosi yang menjadi stimulan untuk mengundang investor. Kami beruntung sering difasilitasi untuk menghadiri berbagai kegiatan skala nasional dan internasional, seperti Apkasi Otonomi Expo 2024 di Jakarta,” ujarnya, saat talkshow dalam podcast bersama Kapefm, baru-baru ini.
Sophian menjelaskan, dalam pameran tersebut DPMPTSP PPU tidak hanya memamerkan potensi daerah, tetapi juga berpartisipasi dalam kegiatan business matching. Melalui ajang ini, pihaknya bertemu langsung dengan calon investor dari berbagai negara, seperti Jepang dan China.
Tak hanya itu, DPMPTSP PPU juga menghadiri kegiatan serupa di Bali yang difasilitasi oleh DPMPTSP Provinsi Kalimantan Timur. “Di sana, kami berinteraksi dengan investor internasional, memperkenalkan potensi daerah yang dimiliki PPU,” tambahnya.
Selain menghadiri acara luar daerah, PPU juga sering menerima kunjungan tamu-tamu penting, termasuk duta besar Bahrain, Maroko, wakil duta besar Kamboja, hingga perwakilan dari Turki, Belanda, dan India. Kunjungan ini menjadi bukti bahwa potensi investasi PPU menarik perhatian internasional.
“Kami juga tidak menyangga ternyata banyak dubes yang berminat mengunjungi dan melihat langsung potensi daerah,” ungkapnya.
Menurutnya, salah satu daya tarik utama yang diperkenalkan adalah Pelabuhan Bongkar Muat Kawasan Peruntukan Industri Buluminung (KPIB). “Jika ada investor yang tertarik, tinggal bagaimana menjalin kesepakatan untuk bersama-sama meningkatkan perekonomian daerah,” ujar Sophian.
Meski demikian, ia mengakui masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki. “Kami merasa sudah bekerja cukup maksimal, kami optimis bahwa langkah-langkah yang telah dilakukan mampu memperkuat iklim investasi di PPU,” pungkasnya.(adv/kominfoppu)





