Insightkaltim.com, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (KUKM Perindag) mengajak masyarakat untuk beralih menggunakan kendaraan listrik sebagai solusi ramah lingkungan. Kepala Dinas UMKM Perindag PPU, Margono Hadi Sutanto, menyampaikan dukungannya terhadap konversi kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik, setelah mengikuti kegiatan berkendara menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan kendaraan listrik pada Minggu (10/11/2024).
Margono, yang turut serta dalam perjalanan tersebut bersama Penjabat (Pj) Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin, serta komunitas motor listrik Elders Garage Jakarta dan komunitas motor dari PPU, Samarinda, dan Balikpapan, mengatakan bahwa kendaraan listrik sudah sangat layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. “Saya kira untuk mendukung kebutuhan sehari-hari, kendaraan listrik ini sudah sangat proper,” ujar Margono di kantornya, Rabu (13/11/2024).
Menurutnya, konversi kendaraan konvensional menjadi motor listrik adalah langkah yang tepat bagi pencinta lingkungan. “Motor listrik ini sejalan dengan kampanye peduli lingkungan, dan harapannya semakin banyak yang sadar dan mau beralih menggunakan kendaraan listrik,” ungkapnya.
Margono juga menjelaskan bahwa motor listrik yang dikembangkan oleh Bengkel Konversi Benuo Taka Electrico (Better) tidak memerlukan stasiun pengisian khusus. Pengisian ulang dapat dilakukan dengan menggunakan steker listrik biasa, menjadikannya lebih praktis. Selain itu, Pemkab PPU juga mendukung penggunaan kendaraan listrik dengan menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan (SPK) khusus di kawasan perkantoran Pemkab PPU. “Di depan kantor kita sudah ada Charging Station, dan konversi kendaraan listrik ini lebih mudah karena tidak memerlukan charger khusus,” tambah Margono.
Pemkab PPU melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) juga telah memfasilitasi peningkatan kapasitas SDM lokal dengan melatih montir untuk menerapkan teknik konversi kendaraan listrik. “Kami sudah menyiapkan pelatihan bagi pekerja bengkel, sehingga mereka bisa langsung terlibat dalam proses konversi kendaraan listrik,” jelasnya.
Margono menyambut baik arahan Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin, yang mendorong langkah-langkah kepedulian terhadap lingkungan dan penurunan emisi karbon. “Pj Bupati mengarahkan agar kendaraan yang sudah tua dan biaya operasionalnya tinggi dapat dikonversi menjadi kendaraan listrik, daripada membeli motor baru,” katanya.
Margono berharap langkah pemerintah daerah ini dapat memacu masyarakat PPU untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan beralih menggunakan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya menuju kehidupan yang lebih berkelanjutan.(adv/kominfoppu)





