Insightkaltim.com, PENAJAM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bekerjasama Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), menyediakan sekitar 20 ribu bibit tanaman pohon buah, untun seluruh kelurahan dan desa yang ada di PPU. Hal ini sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU terhadap gagasan Penjabat (Pj) Bupati PPU Muhammad Zainal Arifin, terkait program Gerakan Gemar Menanam dan Tanam Tanaman Produktif yang diluncurkan oleh Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, ketika hadir di PPU untuk mengikuti rangkaian peresmian bengkel konversi motor listrik pertama di Kaltim, beberapa waktu lalu.
Kepala DLH PPU Safwana, mengatakan bibit yang disediakan merupakan tanaman produktif yang menghasilkan buah-buahan. Seperti mangga dan lain sebagainya.
“Nanti ini ditanam di pekarangan rumah warga. Itu punya nilai ekonomis,” ujar Safwana, ditemui usai mengikuti rapat pengendalian, terkait serapan anggaran di bidang pembangunan infrastruktur seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) PPU di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU, Rabu (13/11).
Menurutnya, Dinas Pertanian sudah berkoordinasi dengan perangkat di tingkat kelurahan dan desa terkait jenis bibit seperti apa saja yang dibutuhkan.
“Nanti Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) juga membagikan ke sekolah-sekolah,” ucapnya.
Melalui koordinasi tersebut, pemerintah daerah mulai melakukan inventarisasi jenis bibit dan jumlah bibit yang diusulkan 54 kelurahan dan desa.
“Nanti yang dibagikan sesuai dengan yang diajukan. Tapi total bibit tanaman yang disediakan sekitar 20 ribu. Kebanyakan pohon buah-buahan yang diminta kelurahan dan desa. Mulai dari mangga, jambu, ada juga kelengkeng,” katanya.
Ia berharap gagasan Pj Zainal Arifin dapat menumbuhkan semangat menanam di lingkungan masyarakat serta memberikan edukasi kepada anak-anak remaja terkait pentingnya gemar menanam tanaman di lingkungan sekolah maupun di perakarangan rumah.
“Jadi manfaatkan lahan-lahan kosong yang ada di lingkungan masyarakat. Nanti DLH juga akan melakukan monitoring ke sekolah – sekolah melihat perkembangan tanaman yg sudah ditanam di lingkungan sekolah,” pungkasnya. (adv/kominfoppu)





