Insightkaltim.com, PENAJAM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melirik potensi Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk meningkatkan pendapatan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Kepala DPMD Kabupaten PPU, Tita Deritayati, mengatakan saat ini Bundes yang ada di Kabupaten PPU, lebih banyak mengembangkan jenis usaha sewa menyewa.
“Berdasarkan data yang kami punya, itu memang badan usaha-usahanya lebih banyak ke hal-hal yang berkaitan dengan sewa-menyewa. Misalnya menyewakan sarana olahraga,” ujar Tita Deritayati, didampingi Kepala Bidang (Kabid) Kelembagaan Sosial Budaya Masyarakat Desa, DPMD Kabupaten PPU, Zulbairamin, ketika hadir dalam podcast bersama Kapefm, membahas Coaching Clinic dan Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam mengelola Bumdes, belum lama ini.
Ia mencontohkan ada beberapa lapangan jenis olahraga tertentu untuk mengakomodasi kebutuhan para pemain bulutangkis, ataupun futsal. “Kemudian mereka juga ada penyewaan, seperti tenda kursi. Nah harapan kita, dengan adanya IKN ini kan bisa punya peluang,” katanya.
Menurutnya, sebagai Serambi Nusantara, maka Penjabat Bupati Kabupaten PPU, Muhammad Zainal Arifin, mengembangkan tagline Nusantara Membara, yakni Serambi Nusantara yang maju bersama membangun Serambi Nusantara.
“Jadi kita maunya desa-desa itu lebih banyak variasi usahanya, karena kita harus menangkap peluang yang ada di IKN,” ungkapnya.
Menurutnya saat ini ada banyak kegiatan di IKN yang berupaya untuk mendatangkan lebih banyak orang. Sehingga ada peluang untuk memgambangkan jenis usaha oleh-oleh khas yang dikembangkan oleh pelaku UMKM yang ada di IKN.
“Kebetulan kan desa-desa di Sepaku, masih ada desa yang termasuk menjadi bagian dari PPU. Jadi kita mendorong desa-desa yang ada di sana. Ayo Bundesnya kelola bidang usaha yang punya potensi untuk meningkatkan penghasilan desanya,” imbuhnya.(adv/kominfoppu)





