Insightkaltim.com, Penajam, Kaltim – UPTD Laboratorium Uji Mutu Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) baru-baru ini memperoleh akreditasi nasional dengan memenuhi standar ISO KAN/IEC 17025-2017 yang diberikan oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadikan laboratorium tersebut sebagai referensi bagi daerah lain dalam pengujian mutu konstruksi.
Kepala UPTD Laboratorium Uji Mutu Konstruksi PUPR PPU, Syarif Syam, menjelaskan bahwa laboratorium ini telah memenuhi empat parameter pengujian, yaitu beton, agregat, tanah, dan analisa saringan. “Keempat parameter ini sudah memenuhi standar ISO, yang menjadi acuan dalam pengujian mutu konstruksi,” ujar Syarif Syam saat ditemui di kantornya, Kamis (31/10).
Selain itu, Syarif juga mengungkapkan bahwa laboratorium PPU telah dipercaya untuk melakukan uji kualitas pada sejumlah proyek strategis nasional, termasuk proyek Ibu Kota Nusantara (IKN), pembangunan sekretariat presiden, bandara VVIP, serta beberapa ruas jalan tol dan kilang migas. “Kami berharap agar UPTD Laboratorium Uji Mutu Konstruksi PUPR PPU bisa menjadi rujukan untuk proyek-proyek besar di IKN dan daerah lainnya,” tambahnya.
Ia juga menambahkan bahwa untuk ke depannya, laboratorium ini berencana menambah peralatan uji tarik besi untuk mendukung kegiatan uji kualitas konstruksi lainnya. “Saat ini, peralatan kami sudah cukup lengkap untuk berbagai kegiatan konstruksi,” tuturnya.
Senada dengan Syarif, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PPU, Tohar, memberikan apresiasi atas pencapaian laboratorium ini. Menurutnya, akreditasi yang diperoleh berkat kerja keras seluruh jajaran UPTD, mulai dari staf hingga pimpinan. “Keberhasilan ini tidak mudah, dan saya yakin semua ini tercapai berkat komitmen kolektif yang kuat,” ujar Tohar. Ia berharap, ke depan, UPTD Laboratorium Uji Mutu Konstruksi PUPR PPU dapat menjadi referensi bagi daerah lain, baik di Kaltim maupun luar provinsi. (adv/kominfoppu)





