Insightkaltim.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menerima kunjungan dari Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk melakukan visitasi terhadap wilayah proyek properti dan pengembangan kawasan industri Buluminung di PPU. Visitasi ini dilakukan dalam rangka mengeksplorasi potensi investasi terkait proyek-proyek tersebut. Kedatangan rombongan JICA disambut oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan PPU, Sodikin, di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Sodikin yang didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) PPU memaparkan berbagai potensi wilayah yang bisa dimanfaatkan untuk peluang investasi. Ia menekankan pentingnya percepatan investasi di daerah ini, mengingat banyak pihak yang tertarik untuk menanamkan modal di kawasan tersebut.
Sodikin juga menyampaikan bahwa dengan hadirnya Ibukota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, PPU semakin memiliki daya tarik yang besar, baik dari segi pembangunan, aksesibilitas, maupun ekonomi. “PPU sebagai gerbang utama IKN dan Serambi Nusantara memiliki potensi yang sangat besar dan sangat layak dipertimbangkan sebagai tujuan investasi,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti kemajuan infrastruktur di kawasan proyek properti yang akan dikunjungi, termasuk akses jalan, listrik, gas, dan pasokan air yang telah memadai. “Akses menuju proyek properti ini sudah sangat baik, dan semua fasilitas pendukungnya juga siap,” tambah Sodikin.
Pemkab PPU, menurut Sodikin, berkomitmen untuk terus mendukung dan mempercepat proses investasi, terutama di Kawasan Peruntukan Industri Buluminung (KPIB). “Kami akan memastikan segala bentuk dukungan untuk mempercepat proses investasi di kawasan ini,” ujarnya.
Kepala DPMPTSP PPU, Nurlaila, juga menambahkan bahwa Pemkab PPU akan terus mendukung percepatan investasi melalui regulasi yang mendukung. “Percepatan investasi di PPU akan kami fasilitasi dengan regulasi yang memadai dan dukungan penuh dari pemerintah daerah,” tandas Nurlaila.
Kedatangan JICA ini menjadi salah satu langkah strategis untuk menggali potensi investasi di PPU yang diyakini dapat mempercepat pembangunan daerah, terutama dengan adanya IKN yang semakin dekat. (adv/kominfoppu)





