Insightkaltim.com, PENAJAM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah menggelar lomba Duta Lingkungan yang diikuti oleh para pelajar jenjang SMP. Lomba ini bertujuan untuk mencetak generasi muda yang peduli dan berkomitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kepala DLH Kabupaten PPU, Safwana, menjelaskan bahwa setelah tahap sosialisasi, peserta dari sekolah-sekolah yang sudah dinilai akan membuat inovasi dalam bentuk tulisan esai mengenai pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan. “Nantinya, puncak dari pemilihan Duta Lingkungan akan kami laksanakan pada akhir November 2024,” ujar Safwana dalam podcast bersama Kapefm, belum lama ini.
Ia menambahkan, setelah seleksi awal, para pelajar yang berhasil masuk nominasi Duta Lingkungan akan mengikuti tahapan karantina. Selama karantina, peserta akan dibekali pengetahuan dan pelatihan untuk menunjukkan kemampuan dan komitmen mereka dalam menjaga lingkungan hidup secara berkelanjutan.
“Setelah karantina, mereka akan mengikuti penilaian lebih lanjut,” jelas Safwana.
DLH memperkirakan puncak pemilihan Duta Lingkungan Kabupaten PPU akan berlangsung pada akhir November 2024 sesuai jadwal yang telah ditentukan. Dalam ajang ini, setiap peserta terdiri dari dua orang pasangan yang akan bersinergi dalam menjalankan tugas yang akan dinilai oleh juri yang ditunjuk oleh DLH.
Sebelumnya, DLH PPU telah mengumumkan bahwa peserta ujian berasal dari sembilan sekolah Adiwiyata tingkat SMP. Mereka disaring menjadi 40 kandidat, terdiri dari 20 putra dan 20 putri. Ujian tertulis yang dilaksanakan pada 7 September 2024 di Aula SMPN 05 Penajam menjadi tahap awal yang krusial dalam mencari calon duta lingkungan di Kabupaten PPU.
Ujian ini menguji pengetahuan para peserta mengenai isu-isu lingkungan, seperti perubahan iklim, pengelolaan sampah, dan konservasi alam. Selain mengukur pengetahuan, ujian juga berfungsi untuk melihat komitmen peserta dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Proses pemilihan duta lingkungan hidup ini dilakukan dengan ketat dan penuh integritas. DLH berharap melalui program ini akan lahir generasi muda Kabupaten PPU yang cerdas, inovatif, dan memiliki semangat kepemimpinan dalam menjaga lingkungan hidup.
“Melalui Duta Lingkungan, kami berharap dapat melahirkan pemuda-pemudi Kabupaten PPU yang memiliki komitmen kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan,” pungkas Safwana.(adv/kominfoppu)





