Insightkaltim.com PENAJAM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) optimistis Benuo Taka dapat mempertahankan penghargaan Adipura ke-8 pada 2024 dan melangkah lebih jauh untuk meraih Adipura Kencana pada 2025. Kepala DLH PPU, Safwana, menyatakan harapannya agar Kabupaten PPU terus mempertahankan prestasi dalam pengelolaan kebersihan dan lingkungan hidup.
“Setelah meraih Adipura ke-8, kami berharap PPU dapat dinilai untuk menerima Adipura Kencana,” ujar Safwana dalam podcast bersama KPFM, baru-baru ini.
Adipura Kencana merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada kabupaten atau kota yang dinilai berhasil dalam mengelola kebersihan dan lingkungan hidup secara berkelanjutan, dengan catatan telah memperoleh penghargaan Adipura minimal tiga kali berturut-turut. Menurut Safwana, proses penilaian untuk Adipura Kencana lebih kompleks, dengan cakupan titik pantau yang lebih luas dan aspek penilaian yang lebih mendalam.
“Penilaiannya mencakup lebih banyak titik pantau dan lebih banyak aspek, termasuk pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), yang menjadi penilaian utama,” ungkapnya.
Safwana menambahkan, kota-kota di Kalimantan seperti Bontang dan Balikpapan sudah meraih Adipura Kencana, sementara PPU masih berfokus untuk mempertahankan prestasi Adipura. Namun, ia merasa optimis karena penilaian terhadap pengelolaan TPA di PPU mendapat apresiasi yang baik.
“Alhamdulillah, tim penilai melihat pengelolaan TPA kami cukup bagus, sehingga saya yakin PPU bisa meraih kembali Adipura,” ujarnya.
Ia juga berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan TPA dan mempertahankan kualitas kebersihan lingkungan di Benuo Taka. Safwana berharap, dengan pencapaian tersebut, penghargaan Adipura dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin menjaga kebersihan lingkungan.
“Semoga penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga kebanggaan bagi seluruh masyarakat yang tinggal di Benuo Taka,” pungkasnya.(adv/kominfoppu)





