Insightkaltim.com, PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Zainal Arifin, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten PPU, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati PPU, Minggu (12/10/2024).
Muscab ini menjadi momentum penting dalam rangka memperkuat peran Hipmi sebagai organisasi mitra pemerintah daerah yang bertujuan membangun kekuatan kewirausahaan muda yang profesional, inovatif, dan berdaya saing. Sebagai organisasi yang memfokuskan pada pembinaan pengusaha muda, Hipmi berperan penting dalam menciptakan wirausahawan tangguh yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga peduli terhadap kegiatan sosial yang berdampak langsung pada masyarakat.
Dalam sambutannya, Pj Bupati Zainal Arifin menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, kewirausahaan adalah kunci untuk memajukan ekonomi suatu daerah, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah. “Kemajuan atau kemunduran ekonomi suatu bangsa sangat ditentukan oleh keberadaan dan peranan kelompok wirausahawan,” tegasnya.
Pada acara tersebut, Zainal Arifin juga menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) Hipmi Kabupaten PPU yang baru terpilih, Hasrul Latanro, untuk periode 2024-2027. Hasrul menggantikan Muhammad Idil dan berkomitmen untuk mengembangkan organisasi ini dengan berbagai program baru yang bertujuan memperkuat keberadaan wirausahawan muda di daerah.
Hasrul Latanro, dalam pidatonya, mengungkapkan tekadnya untuk memperluas jaringan anggota Hipmi Kabupaten PPU. “Target kita adalah merekrut 100 pengusaha baru dalam waktu tiga tahun,” ungkapnya. Ia menjelaskan, ada tiga kriteria utama untuk menjadi anggota, yakni memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA), memiliki perusahaan, dan menjalankan usaha yang jelas.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing PPU di tingkat regional, Hasrul juga menyampaikan bahwa BPC Hipmi Kabupaten PPU akan menyusun profil komprehensif tentang potensi daerah sebagai media promosi untuk calon investor. “Kami akan membuat peta potensi wilayah dan video yang menunjukkan keindahan PPU untuk disebarkan ke daerah lain dan dipromosikan secara daring,” jelasnya.
Selain itu, Hasrul juga memaparkan rencana untuk mendirikan sekolah wirausaha di Kabupaten PPU yang akan menjadi wadah bagi para calon pengusaha muda. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait diharapkan dapat menyediakan fasilitas dan dukungan yang diperlukan. “Kami akan mengelola sekolah ini, sementara Pemkab dan stakeholder lainnya akan menyediakan tempat dan fasilitas yang dibutuhkan,” tambahnya.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari pemerintah daerah, diharapkan Hipmi Kabupaten PPU dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan kewirausahaan di Kabupaten Penajam Paser Utara. (adv/kominfoppu)





