Insightkaltim.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), terus meningkatkan kualitas layanan kebersihan di wilayah Benuo Taka. Setelah menambah satu unit dump truck pada September lalu, DLH PPU kini merencanakan penambahan tenaga sopir guna mendukung operasional armada baru tersebut.
Kepala DLH PPU, Safwana, menjelaskan bahwa setiap penambahan armada harus diimbangi dengan penambahan tenaga kerja, khususnya sopir yang bertugas mengoperasikan dump truck. Namun, proses rekrutmen ini tidak bisa dilakukan secara instan.
“Biasanya, kami merekrut sopir dari tenaga yang sudah berpengalaman sebagai helper. Seorang helper diprioritaskan karena sudah memahami tugas di lapangan, sehingga lebih siap ketika diberi tanggung jawab sebagai sopir,” kata Safwana.
Ia menekankan pentingnya peran helper dalam operasional kebersihan DLH. Setiap sopir bekerja dalam tim dengan helper untuk memastikan proses pengangkutan sampah berjalan lancar. Melalui posisi ini, seorang helper belajar dan mempersiapkan diri untuk menjadi sopir.
“Tidak hanya mengemudi, sopir juga terlibat aktif dalam proses pengangkutan sampah. Ini bagian dari kerja sama tim yang solid antara sopir dan helper,” tambahnya.
Rencana penambahan tenaga sopir, menurut Safwana, masih menunggu ketersediaan anggaran dari bantuan keuangan pemerintah. Jika anggaran tersebut disetujui, DLH PPU akan segera memulai proses rekrutmen tenaga kerja baru.
“Kami berharap, dengan penambahan unit dump truck dan tenaga sopir ini, pengelolaan sampah di PPU akan lebih efektif dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” pungkas Safwana.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di Kabupaten Penajam Paser Utara.(adv/kominfoppu)





