Insightkkaltim.com, RANTAU PULUNG – Forum Kepaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Rantau Pulung resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang dihadiri oleh Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman. Pengukuhan yang dilangsungkan di Pasar Padang Raya, Ranpul, pada Minggu pagi (9/6/2024), dipimpin langsung oleh Ketua FKDM Kutim, Khoirul Arifin.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menekankan pentingnya koordinasi aktif dalam menjaga stabilitas dan keamanan masyarakat di tengah pembangunan Kutai Timur yang pesat. FKDM, sebagai lembaga pemerintah yang didirikan untuk kewaspadaan dini, diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan potensi konflik, seperti masalah lahan dan lainnya, sebelum eskalasi yang lebih besar terjadi.
Ketua FKDM Kutim, Khoirul Arifin, menjelaskan bahwa FKDM Kecamatan Rantau Pulung memiliki peran strategis dalam mengawasi dan merespons potensi ancaman dari berbagai sektor, termasuk ideologi politik, ekonomi, sosial, dan kebencanaan. Ardiansyah berharap kehadiran FKDM ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga sarana yang efektif untuk memelihara kedamaian dan ketenangan di wilayahnya.
Camat Rantau Pulung, Tristiningsih, juga menyampaikan harapannya agar FKDM dapat berperan aktif dalam memajukan kecamatan tersebut secara keseluruhan, dengan membangun sinergi dan kolaborasi yang kuat.
### Upaya Perluasan Jaringan FKDM di Kutai Timur Menuju Kesejahteraan Bersama
Khoirul Arifin juga mengungkapkan rencana FKDM Kutai Timur untuk memperluas jaringannya ke seluruh kecamatan pada tahun 2024, dengan tujuan memperkuat pengawasan dini terhadap potensi ancaman. Saat ini, 8 dari 18 kecamatan di Kutai Timur sudah memiliki FKDM yang beroperasi dengan SK resmi, sementara 10 kecamatan lainnya masih dalam proses pembentukan.
Dengan demikian, kehadiran FKDM di Kecamatan Rantau Pulung tidak hanya menjadi tonggak sejarah dalam upaya pencegahan konflik, tetapi juga langkah konkret dalam mewujudkan stabilitas dan kesejahteraan bersama di Kabupaten Kutai Timur.(adv/Kutim)





