Insightkaltim.com, **Busang, – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan kebanggaannya terhadap komunitas Desa Long Nyelong di Kecamatan Busang yang tetap memelihara harmoni dengan alam sekitar. Acara pesta dan syukuran panen yang digelar pada Senin (4/6/2024) menunjukkan bukti nyata atas keberhasilan mereka dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
“Komunitas Long Nyelong telah berhasil mempertahankan hubungan harmonis antara manusia, hewan, dan tumbuhan, yang tidak hanya mendukung kehidupan sehari-hari tetapi juga mengurangi risiko bencana alam,” ungkap Ardiansyah.
Pada kesempatan tersebut, Ardiansyah juga mengumumkan rencana peningkatan infrastruktur penting bagi desa tersebut, termasuk perbaikan jalan dan pemasangan listrik untuk 96 keluarga.
“Tahun ini, kami akan memperbaiki jalan sepanjang 1,5 km yang menghubungkan Desa Long Lees dan Long Nyelong, serta memperbaiki beberapa rumah ibadah. Pemasangan listrik bagi warga juga akan segera kami lakukan,” jelas Ardiansyah.
Selain menjadi momen untuk merayakan hasil panen, acara ini juga diusulkan untuk menjadi bagian dari Festival Sungai Atan setiap tahunnya, yang menampilkan kekayaan budaya Dayak Kenyah di Busang, khususnya di Long Nyelong. Persyaratan seperti akomodasi, aksesibilitas lokasi, dan publikasi akan ditingkatkan untuk memastikan profesionalitas acara tersebut.
Bupati juga memberikan saran kepada warga untuk mengembangkan potensi ekonomi mereka dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Dia mencontohkan keberhasilan Desa Kadungan Jaya di Kaubun yang mampu mengekspor lidi sawit ke India dan Pakistan, serta mendorong para ibu di Long Nyelong untuk membentuk koperasi atau UMKM yang fokus pada ekspor.
Dalam upaya menjadikan Long Nyelong sebagai desa yang maju dan inovatif, Kepala Desa Nopem Endam menekankan pentingnya memperbaiki sistem administrasi dan pelayanan masyarakat.
Acara syukuran panen ini tidak hanya menjadi ajang untuk merayakan hasil panen melimpah, tetapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan serta meningkatkan semangat gotong-royong di antara warga desa. Dengan dukungan yang terus mengalir dari pemerintah daerah, Long Nyelong diharapkan dapat menjadi teladan bagi desa-desa lain di Kutai Timur.(adv/Kutim)





