• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Selasa, Juni 16, 2026
  • Login
Insight Kaltim
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Insight Kaltim
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Home KESAHATAN

“Bumi Rumah Kita Bersama”

Komisi PSE Keuskupan Denpasar Sukses Gelar Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme

oleh InsightKaltim
Juli 15, 2023
di KESAHATAN
0
“Bumi Rumah Kita Bersama”

Peserta workshop dan seminar Eco Enzyme abadikan momen bersama. (Foto/ist)

672
VIEWS
Share on FacebookWhatsappShare on TwitterShare on Line

Insightkaltim.com, BALI – Komisi PSE Keuskupan Denpasar sukses membuka ruang workshop dan pelatihan cara pembuatan ECO Enzyme beserta turunannya dan beberapa cuka cuka, POC, pestisida nabati yang bertujuan untuk memperkuat perawatan bumi, penjaga kesehatan manusia dan hewan hewan ternak.

Acara yang berlangsung pada 10-12 Juli 2023 di Paroki FX Jln Bethania Kubu No 15 Tuban Kuta-Bali tersebut dihadiri, Direktur Pusat Keuskupan Denpasar Romo Herman Yoseph Babey yang sekaligus membuka acara.

BeritaTerkait

Tidak ada konten tersedia

Hadir pula keuskupan Bali Nusra, Dekenat NTB, Keuskupan Agung Kupang, Keuskupan Weetabula dan keuskupan lainnya. Acara ini diisi beberapa narasumber dari Relawan Eco Enzyme Indonesia (REEI)  Suhu, Daniel, Putu dan Vonny.

Adapun materi materi pelatihan yang pertama Eco Enzyme umum, Classic Enzyme, Soft EE, Cuka Apel, Cuka Salak, Cuka Nanas, Cuka Mangga, Blessing Fermentation, Consentrate Fermentation, EE Vegetatif, EE Generatif,  Pupuk Organik Cair, Pestisida Hayati, Jamu Ternak, Bio Compost dan Asam Amino.

Di dalam pelatihan tersebut peserta sangat antusias menerima ilmu yang disertai  praktik langsung atau cara mengaplikasikan untuk membangun perubahan di daerah masing-masing demi kelestarian lingkungan atau bumi yang sehat.

Hal ini sangat bagus untuk generasi mudah disarankan turut terlibat dalam mengambil bagian partisipasi atau ikut serta. Adapun manfaat Eco Enzyme adalah larutan zat organik kompleks yang di produksi dari proses fermentasi sisa organik dan gula serta air yang berwarna coklat gelap dan memiliki aroma yang asam segar yang kuat.

Tidak hanya itu, Eco Enzyme juga bermanfaat untuk sabun cuci piring, cuci kompor, cuci motor cuci kamar mandi, menjernihkan air bak, menentralisasi udara ruangan, pembersih kaca,hand body sanitiser anti flu, anti radang, pel lantai dan sederhanakan unsur hara dan seterusnya. Selain itu Ecoenzim mengandung asam asetat, bakteri asam laktat, hidrogen peroksida, etanol, enzyme, enzyme protease.

Ada juga manfaat dari soft ecoenzim adalah disenfektan  cairan gosok gigi bahan sabun dan sampo, Eco Enzyme Sport atau persendian, penyembuhan luka, netralisasi pestisida ampas untuk treatment kesehatan. Detoksnya di bagian payudara, usus, vagina, kepala, tulang belakang, wajah, kaki, dan rahim.

Manfaat classic enzyme adalah meningkatkan sistem metabolisme tubuh, menghilangkan radikal bebas, meningkatkan fungsi pencernaan dan penyerapan nutrisi, membersihkan darah, meningkatkan daya tahan tubuh.

Manfaat dari workshop dan pelatihan ini adalah untuk perkuat perawatan bumi (Bumi adalah rumah Kita bersama), menambah wawasan dan pengetahuan peserta dalam membuat lapangan pekerjaan di dalam keluarga sendiri dan masyarakat umum untuk menguatkan ekonomi keluarga.

Adapun fungsi dari POC sebagai decomposer merombak  bahan organik jadi pupuk organik, sebagai bio aktivatorlah yang mensupport hara atau nutrisi dan sebagai katalis enzim menstimulan tanaman untuk lebih maksimal mengeluarkan potensi Enzim yang dimiliki sehingga memaksimalkan asupan dan nutrisi dalam pertumbuhan dan reproduksi.

Fungsi Asam amino nabati untuk tanaman
Meningkatkan imunitas akibat stres pasca serangan hama suhu ekstrem, pemindahan atau pengiriman bibit, membantu meningkatkan klorofil dan proses fotosintesis, menguatkan daun muda dan membantu pembukaan stomata atau mulut daun, sumber utama untuk mengikat unsur mikro, mempercepat pertumbuhan hormon, membantu polinasi dan fruit Z, meningkatkan kualitas buah atau isi aroma dan ketahanan, membantu mikroba tanah untuk mengubah unsur unsur mentah menjadi unsur yang di serap tanaman, meningkatkan produktivitas tanaman dan tanah. (tar/*)

Penulis: Magdalena Kadi.

ShareKirimTweetShare

BeritaTerkait

Tidak ada konten tersedia
  • Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka Februari 2023, Pemprov Siapkan Kuota 40.000 Penerima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Open Karate Tournament Piala Panglima TNI 2025 Siap Digelar di Balikpapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Inspiratif dan Dedikasi Perjuangan Bang Midun, Menjadi Pelayan Masyarakat hingga Panggung Politik 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa ITK Gelar Aksi “JAWARA HMIF 2025”, Gerakan Bersih Pantai Demi Warna Alam yang Tetap Terjaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber Alumni SMA 6 Angkatan 2001 Jadi Ajang Silaturahmi 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI

Copyright © 2020 Insight Kaltim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • HOME
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • CATATAN & OPINI
  • FILM
  • KULINER
  • PARIWISATA
  • SEPUTAR KALTIM
    • SAMARINDA
    • BALIKPAPAN
    • KUTIM
    • KUKAR
    • PENAJAM
    • BERAU
    • BONTANG
    • PASER
  • SUSUNAN REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • Homepage

Copyright © 2020 Insight Kaltim.