Insightkaltim.com, KAUBUN – Setelah bertahun-tahun menanti, harapan warga Desa Pengadan Baru, Kecamatan Kaubun, Kutai Timur, akhirnya terwujud. Sebanyak 290 rumah kini menikmati aliran listrik 24 jam penuh dari PT PLN. Namun, masih ada 25 keluarga yang belum tersambung karena kendala administratif. Proyek ini diresmikan oleh Bupati Kutim, H. Ardiansyah Sulaiman.
Kepala Desa Pengadan Baru, Rahman, menyatakan meskipun instalasi listrik sudah terpasang di semua rumah, 25 keluarga masih menunggu penyelesaian dokumen pembayaran. “Meteran sudah terpasang, tinggal administrasi pembayaran yang belum. Kami berharap masalah ini cepat terselesaikan,” ujar Rahman di depan para pejabat dan warga yang hadir.
Tantangan Administrasi untuk 25 Keluarga
Kendala administratif menjadi penghalang bagi 25 keluarga tersebut. Rahman optimistis masalah ini bisa teratasi dalam beberapa minggu jika dokumen pembayaran segera dilengkapi. Ia berharap seluruh warga segera bisa menikmati listrik.
“Kami mengapresiasi Pemkab Kutim, Bupati, dan PT PLN atas upaya yang luar biasa ini. Terima kasih juga kepada warga yang telah mendukung, bahkan dengan menyerahkan sebagian lahannya untuk pemasangan jaringan listrik,” tambah Rahman.
Listrik, Ubah Kualitas Hidup dan Ekonomi Desa
Kehadiran listrik 24 jam membawa perubahan besar bagi warga yang selama ini hanya mengandalkan sumber energi terbatas. Tak hanya penerangan, listrik ini membuka peluang peningkatan ekonomi, terutama bagi usaha kecil dan industri rumah tangga yang selama ini terhambat.
“Alhamdulillah, usaha warga kini berjalan lebih lancar. Ini langkah awal untuk pertumbuhan ekonomi desa,” ungkap seorang warga.
Sektor pendidikan juga mendapat manfaat besar, di mana anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman di malam hari, serta akses terhadap internet semakin mudah. Listrik menjadi pondasi penting bagi masa depan generasi muda desa untuk berkompetisi di dunia yang lebih luas.
Sinergi Pemerintah dan PLN untuk Masa Depan
Bupati Kutim, H. Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan PLN sangat penting dalam mewujudkan listrik untuk semua desa di Kutai Timur. “Kami berkomitmen agar tidak ada lagi desa yang tertinggal dalam akses listrik. Listrik adalah kunci pembangunan daerah, terutama di wilayah terpencil,” tegasnya.
PLN juga menegaskan komitmennya untuk menuntaskan proyek elektrifikasi di Pengadan Baru. Mereka mengapresiasi dukungan warga yang telah berpartisipasi aktif, sehingga proyek ini bisa terwujud.
Desa Pengadan Baru kini menatap masa depan yang lebih cerah, baik secara harfiah maupun kiasan. Listrik bukan hanya tentang penerangan, tapi juga tentang membuka pintu menuju kemajuan di berbagai aspek kehidupan. Harapan kini ada di tangan semua pihak, agar seluruh warga bisa segera merasakan dampak positif dari pembangunan yang menjadi hak setiap orang.(tar/)





