Insightkaltim.com, **Sangatta** – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah menjadikan pembangunan jalan sebagai prioritas utama dalam tiga tahun terakhir. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Agusriansyah Ridwan, menyoroti sejumlah proyek jalan yang mengalami kemajuan pesat, termasuk jalan tani dan jalan pemukiman.
“Alhamdulillah, saya lihat realisasi jalan-jalan tani cukup masif. Di wilayah Sangatta Utara, yang dulunya tidak ada akses, sekarang pelan-pelan dikerjakan satu per satu,” kata Agusriansyah saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Jumat (2/8/2024).
Agusriansyah menegaskan, pembangunan jalan ini tidak hanya berfokus pada wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau area-area yang sebelumnya terisolasi.
Namun, ia mengakui adanya berbagai kendala yang menghambat pelaksanaan program, baik secara teknis maupun nonteknis. Program multiyears (MY) menjadi salah satu sorotan, karena belum sepenuhnya terealisasi sesuai target.
“Kita sangat menyayangkan itu. Seharusnya memang sudah 50% terselesaikan, tapi setidaknya ada rencana untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya sanksi bagi pihak ketiga yang tidak memenuhi kewajibannya dalam proyek-proyek infrastruktur.
“Kalau memang persoalannya ada di pihak ketiga, mohon diberikan sanksi yang tegas,” tegas Agusriansyah.
Selain itu, Agusriansyah menyarankan agar pegawai birokrasi yang tidak mampu menjalankan tugasnya dievaluasi dan dipertimbangkan untuk promosi jabatan selanjutnya.
Meskipun ada tantangan, Agusriansyah tetap optimis bahwa pembangunan jalan di Kutai Timur akan terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya rasa poin-poin itu perlu dinilai dengan baik supaya nanti menyelesaikan persoalan yang ada,” ujarnya.
Agusriansyah berharap pemerintah daerah dapat terus bekerja keras untuk memperbaiki infrastruktur jalan demi kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah daerah bersama dengan berbagai pihak terkait diharapkan dapat mengatasi kendala-kendala yang ada dan mempercepat penyelesaian proyek-proyek infrastruktur yang telah direncanakan. Dengan begitu, aksesibilitas dan mobilitas di Kutai Timur dapat terus meningkat, memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat,” harapnya.(adv/dprdkutim)





