Insightkaltim.com, **SANGATTA** – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bergegas menyelesaikan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023. Ketua Pansus Raperda APBD 2023, David Rante, menegaskan finalisasi akan dilakukan besok, Kamis (11 Juli 2024), setelah melalui serangkaian rapat penting.
David menyampaikan pernyataan ini setelah menghadiri rapat bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) di Ruang Hearing DPRD Kutim, Bukit Pelangi, Rabu (10 Juni 2024).
“Kita besok rencana finalisasi karena memang ada yang kita minta untuk disinkronkan,” ungkap David. “Besok kita finalisasi jam 10 pagi dan kita paripurnakan pukul 2 siang,” tambahnya.
David menekankan bahwa finalisasi ini sangat krusial untuk kelanjutan pembahasan APBD perubahan. Jika finalisasi tidak dilakukan, proses APBD perubahan tidak bisa dilaksanakan, mengingat jadwal yang sudah molor dari target bulan Juni.
“Kalau ini tidak kita laksanakan, maka untuk bahasan APBD perubahan tidak bisa kita laksanakan. Prosesi yang sudah disiapkan oleh Permendagri ini sudah molor, seharusnya dilaksanakan bulan Juni,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya realisasi dan prognosis APBD pada bulan Juni yang kemudian disampaikan ke DPRD sebagai dasar untuk penyampaian nota pengantar APBD 2025 dan perubahan APBD 2024.
Lebih lanjut, David menekankan kehadiran pejabat relevan dalam finalisasi ini, khususnya BPKAD sebagai leading sector dalam soal keuangan. “Yang harus hadir dalam kegiatan finalisasi minimal sekretaris, tapi yang menjadi leading sector-nya adalah BPKAD kalau soal keuangan. Jadi harus jelas itu, jangan dicampur-campur,” tegasnya.
David juga mengingatkan dampak serius jika terjadi keterlambatan dalam proses ini, yang bisa mengganggu kelancaran administrasi dan pengelolaan keuangan daerah.
“Kalau kita terus molor, maka seluruh proses pengelolaan keuangan kita akan terganggu. Ini sangat penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas,” ujarnya.
Pertemuan finalisasi yang dijadwalkan besok diharapkan dapat menghasilkan keputusan yang tepat waktu, sehingga tidak menghambat proses pembahasan perubahan APBD tahun 2024.
“Saya harap besok kita bisa menyelesaikan semua dengan baik dan tepat waktu, agar kita bisa melanjutkan pembahasan perubahan APBD tahun 2024 tanpa kendala,” tutupnya.(adv/dprdkutim)





