Insightkaltim.com, Sangatta, 20 Juni 2024** – Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten Kutai Timur mengapresiasi capaian kinerja pengelolaan keuangan daerah dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023.
Pernyataan ini disampaikan dalam Sidang Paripurna ke-27 masa persidangan ke-III tahun sidang 2023/2024, yang dipimpin Ketua DPRD Kutim, Jonni, serta dihadiri oleh Bupati Kutim yang diwakili oleh Asisten III, Sudirman Latif. Sidang ini juga dihadiri 21 anggota dewan serta sejumlah tamu undangan, Kamis (13/06/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Ubaldus Badu, anggota DPRD Kutai Timur dari Fraksi Partai Nasdem, menyatakan bahwa Rancangan Peraturan Daerah tersebut menggambarkan hasil dan kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur sepanjang tahun 2023. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Kami percaya bahwa transparansi adalah kunci untuk kepercayaan publik,” ujar Badu.
Badu mengungkapkan bahwa pendapatan daerah mencapai Rp8,59 triliun atau 104,13% dari anggaran yang ditetapkan. Sementara itu, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp352,46 miliar atau 44,76% dari target yang telah ditentukan.
“Realisasi ini menunjukkan bahwa perencanaan pendapatan asli daerah sudah cukup efisien,” tambahnya.
Di sisi belanja, realisasi mencapai Rp7,54 triliun atau 84,18% dari anggaran belanja yang ditetapkan, yang mencakup belanja operasi, modal, tidak terduga, dan transfer.
“Semua berada di bawah pagu yang sudah ditetapkan,” jelas Badu.
Dalam aspek pembiayaan, daerah mencatat penerimaan sebesar 100% dari anggaran yang ditetapkan yaitu Rp1,57 triliun, dengan pengeluaran sebesar Rp46,5 miliar. Neraca daerah juga menunjukkan ekuitas sebesar Rp17,81 triliun.
Fraksi Nasdem juga mencatat saldo kas akhir sebesar Rp1,77 triliun, yang menurut Badu, menunjukkan bahwa masih ada kegiatan yang belum terlaksana. Ia menekankan pentingnya kajian ulang dalam perencanaan keuangan.
“Masyarakat harus tahu bahwa keuangan daerah dikelola dengan baik dan efisien,” kata Badu. “Fraksi Nasdem berharap agar transparansi dan akuntabilitas ini terus dijaga dan ditingkatkan.”
Dengan capaian ini, Fraksi Nasdem berharap kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah semakin meningkat, yang pada akhirnya akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Kutai Timur.(adv/dprdkutim)





