Insightkaltim.com, *SANGATTA* – Sebanyak 104 siswa SD IT 2 Darussalam Sangatta kelas VI merayakan wisuda angkatan ke-IV dalam Haflah Akhirussunah bertema “Gemilang Kemerdekaan dari Indonesia untuk Palestina”. Acara yang berlangsung di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG) Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi pada Minggu (26/5/2023) ini, turut dihadiri oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah memaparkan tujuh program prioritas Pemkab Kutim di bidang pendidikan. “Pertama, bantuan gratis seragam dan buku tulis untuk siswa SD dan SMP. Kedua, Beasiswa Kutim Tuntas untuk pelajar dan mahasiswa. Ketiga, peningkatan bantuan operasional sekolah negeri dan swasta. Keempat, bantuan seragam bagi guru. Kelima, peningkatan insentif guru dan tenaga kependidikan. Keenam, perbaikan dan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di seluruh kecamatan. Ketujuh, mendorong standar akreditasi bagi sekolah negeri dan swasta,” jelasnya.
Bupati juga mengungkapkan bahwa anggaran untuk program-program ini terus meningkat, dari Rp 570 miliar pada 2022 menjadi Rp 642 miliar lebih pada 2023, dan diperkirakan akan mencapai Rp 963 miliar pada 2024.
Ardiansyah menambahkan bahwa Pemkab Kutim akan memberikan internet gratis kepada semua sekolah di Kutim mulai 2024 serta menyiapkan bus sekolah listrik di Sangatta sebagai uji coba. Terkait beasiswa, Pemkab Kutim telah bekerja sama dengan APKASI dan beberapa perguruan tinggi ternama, serta Baznas Kutim yang menyediakan beasiswa bagi 50 anak kurang mampu bekerja sama dengan STEI SEBI Depok.
“Terima kasih kepada semua ustaz dan ustazah SD IT 2 Darussalam serta para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada kami. Kita berharap, 10-15 tahun ke depan, mereka akan melanjutkan pembangunan Kutim yang lebih hebat,” ujarnya.
Kepala SD IT 2 Darussalam, Wahyu Pramono, juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Kutim atas dukungan dan bantuan pembangunan gedung baru, serta kepada mitra kerja dari TNI AL, Polres Kutim, Pemadam Kebakaran, dan Puskesmas yang telah memberikan kesempatan belajar langsung kepada para siswa.
“Kami berharap para siswa selalu menjaga ajaran guru terutama dalam hal ibadah dan berbakti kepada orang tua. Jagalah nama baik sekolah dan jadilah anak yang berguna bagi bangsa, negara, dan agama. Suatu saat nanti, semoga kalian kembali ke Darussalam dengan posisi terbaik, mungkin menggantikan ustaz/ustazah di sekolah,” harap Wahyu.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pengurus Yayasan Pembina Muslim Darussalam, komite sekolah, kelas, serta para guru yang telah berkontribusi dalam keberhasilan siswa-siswi SD IT 2 Darussalam.(adv/Kutim)





