Insightkaltim.com, *Muara Bengkal – Dalam suasana yang penuh semangat dan harapan, Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman resmi melantik dua anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Muara Bengkal Ilir. Acara pelantikan yang berlangsung di Aula Lapangan Sepak Bola Desa Muara Bengkal Ilir pada Kamis (24/4/2024), bertepatan dengan kegiatan Halal Bi Halal Safari Syawal 1445 H/2024 M.
Pelantikan ini dihadiri oleh masyarakat setempat, dimana Sri Wahyuningsih dan Syairi secara resmi menggantikan anggota BPD sebelumnya. Bupati Ardiansyah Sulaiman dalam arahannya menekankan pentingnya peran anggota BPD sebagai perwakilan masyarakat.
**Kolaborasi dan Koordinasi untuk Kemajuan Desa**
“Saya harap anggota BPD yang baru dilantik dapat berkolaborasi dan berkoordinasi dengan kepala desa dalam memajukan program desa. Anggota BPD harus memahami tugas pokok dan fungsi dalam mengelola anggaran desa serta paham tentang peraturan desa dan regulasi hukum yang berlaku,” tegas Ardiansyah.
Bupati juga berharap agar anggota BPD dapat mendukung program Pemkab Kutim dalam upaya Menata Kutim Sejahtera untuk Semua. “Mudah-mudahan APBD Kutim setiap tahunnya akan meningkat dan digunakan untuk kemakmuran Kutim. Saya minta agar anggota BPD Muara Bengkal Ilir dan Mulupan segera bekerja dalam program yang telah disusun dan bergerak cepat demi kesejahteraan masyarakat desa,” tambahnya.
**Komitmen Anggota BPD yang Baru Dilantik**
Sri Wahyuningsih, salah satu anggota BPD yang baru dilantik, menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah tersebut. “Saya siap menjalankan arahan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Program kerja BPD Muara Bengkal Ilir akan berfokus pada menggali dan menampung aspirasi masyarakat yang nantinya akan menjadi program andalan BPD dalam memajukan pembangunan desa bersama pemerintahan desa,” ujarnya singkat.
Dengan pelantikan ini, diharapkan Desa Muara Bengkal Ilir dan Mulupan akan semakin maju dan berkembang dengan adanya sinergi antara BPD dan pemerintah desa dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.(adv/Kutim)





