Insightkaltim.com, **SANGATTA** – Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Abdi Firdaus, menegaskan komitmennya untuk terus menyalurkan aspirasi dan berkontribusi kepada masyarakat meski tidak lagi menjabat. Dalam pertemuan dengan media di DPRD Kutim pada Selasa (04/06/2024), Abdi menyatakan bahwa pengabdiannya tidak terbatas pada jabatan formal.
“Namanya mengabdi kepada masyarakat itu bukan hanya menjadi dewan. Sebelum jadi dewan, saya juga aktif dalam kegiatan sosial pembangunan. Jadi, pengabdian saya kepada masyarakat akan terus berlanjut,” ujar Abdi.
Abdi mengungkapkan bahwa meskipun sudah tidak memiliki posisi resmi di pemerintahan, jaringan yang telah dibangunnya di Kutai Timur masih sangat kuat.
“Saya punya link di dalam kabupaten sehingga saya bisa membangun bukan lewat sebagai dewan tapi sebagai masyarakat biasa. Lebih mudah jalannya,” tambahnya.
Wilayah yang menjadi fokus binaannya meliputi Kecamatan Teluk Pandan, Kecamatan Bengalon, Sangatta Selatan, dan Rantau Pulung. Abdi berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas pendidikan di daerah-daerah tersebut, terutama di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Pada anggaran murni ini saya menggelontorkan perlengkapan-perlengkapan untuk di Dinas Pendidikan di sekolah menengah pertama (SMP) khususnya di empat kecamatan itu. Alhamdulillah, pada saat saya melakukan kunjungan ke SMP-SMP, saya merasa sangat miris melihat anak didik kita karena perlengkapan-perlengkapan SMP kurang memadai,” jelasnya.
Politisi Partai Demokrat itu menegaskan bahwa bantuan berupa meja, kursi, dan perlengkapan kantor untuk SMP di empat kecamatan tersebut akan segera direalisasikan tahun ini.
“Tahun ini murni sudah mulai, maka kita akan realisasikan meja, kursi, dan perlengkapan kantor, itu untuk SMP khususnya,” paparnya.
Menariknya, anggaran untuk pengadaan perlengkapan sekolah tersebut berasal dari dana pribadinya, sebagai bentuk nyata dari aspirasi dan dedikasinya kepada masyarakat.
“Untuk anggaran merealisasikan perlengkapan sekolah di SMP empat kecamatan itu menggunakan anggaran pribadi yang merupakan aspirasi saya,” ungkapnya.
Abdi berharap, upayanya ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah-wilayah tersebut dan memberikan kenyamanan belajar bagi anak-anak.
“Saya berharap dengan bantuan ini, anak-anak kita bisa belajar dengan lebih nyaman dan fasilitas yang memadai. Pendidikan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik,” tutupnya.(adv/dprdkutim)





