Insightkaltim.com, SANGATTA – Pembangunan infrastruktur kepolisian di Kutai Timur memasuki babak baru dengan peletakan batu pertama Gedung Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) yang dilaksanakan pada 27 Mei 2024 di halaman Polres Kutai Timur. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Ketua DPRD Kutai Timur, Joni.
“Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan peletakan batu pertama gedung-gedung baru yang dilakukan oleh Kapolda Kaltim. Ini adalah langkah awal yang sangat penting,” ujar Joni kepada awak media di lokasi acara, Senin (27/05/2024).
Acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Pembangunan Gedung Sat Lantas ini menandai dimulainya serangkaian proyek infrastruktur yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kepolisian di Kutai Timur.
Joni menekankan bahwa keberadaan Gedung Sat Lantas akan meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kepolisian, khususnya dalam bidang lalu lintas. “Gedung ini akan menjadi pusat layanan yang lebih efisien dan terstruktur, sehingga diharapkan bisa mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Dukungan anggaran dari pemerintah daerah juga menjadi sorotan dalam acara ini. “Pemerintah sudah membantu dengan memberikan anggaran. Sekarang, tinggal pihak Kapolres yang memaksimalkan layanan kepada masyarakat,” tambah Joni.
Dengan adanya Gedung Sat Lantas, Joni berharap berbagai bentuk pengaduan dan urusan yang berkaitan dengan lalu lintas dapat ditangani lebih cepat dan efektif. “Harapan kita adalah yang terbaik untuk Polres Kutim. Meski anggaran yang diberikan tidak 100%, kita tetap berharap pelayanan ini benar-benar bisa membantu masyarakat dalam melakukan pengaduan dan mengurus berbagai urusan yang berkaitan dengan lalu lintas,” katanya.
Joni juga menekankan bahwa pembangunan gedung tersebut menggunakan dana masyarakat, sehingga penting bagi gedung ini untuk memberikan manfaat yang maksimal bagi warga Kutai Timur. “Kita membangun gedung-gedung ini menggunakan uang masyarakat, jadi dengan adanya Gedung Sat Lantas ini, kita berharap dapat membantu masyarakat secara maksimal,” tutupnya.
Pembangunan Gedung Sat Lantas diharapkan dapat menjadi contoh positif dalam pengelolaan anggaran publik yang transparan dan tepat guna, serta menjadi solusi efektif dalam mempercepat pelayanan publik di Kutai Timur.(adv/dprdkutim)





