Insightkaltim.com, TENGGARONG – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Tenggarong resmi dimulai pada 1 hingga 4 Mei 2024. Acara tahunan ini diadakan di Kelurahan Jahab, yang menjadi tuan rumah untuk tahun ini.
Sebanyak 230 peserta dari 12 kelurahan dan dua desa di Kecamatan Tenggarong berpartisipasi dalam kompetisi ini. Mereka datang dari Kelurahan Loa Ipuh Darat, Jahab, Bukit Biru, Timbau, Melayu, Loa Ipuh, Maluhu, Panji, Sukarame, Baru, Mangkurawang, Loa Tebu, serta Desa Rapak Lambur dan Bendang Raya.
Camat Tenggarong, Sukono, menjelaskan bahwa MTQ ini bertujuan untuk menemukan bakat-bakat baru dalam melantunkan ayat suci Al-Qur’an yang nantinya akan dibina lebih lanjut. “Acara ini juga menjadi ajang persiapan bagi peserta untuk mengikuti MTQ tingkat kabupaten yang akan diselenggarakan di Samboja Barat tahun ini,” ungkap Sukono, Minggu (5/5/2024).
Selain itu, Sukono menekankan bahwa penyelenggaraan MTQ memberikan dampak positif, khususnya bagi pelaku UMKM. Ia juga bersyukur karena pelaksanaan MTQ di Kecamatan Tenggarong selalu berjalan lancar dan mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat.
“Kami berharap melalui MTQ dapat mencetak generasi yang unggul dalam memahami dan membaca Al-Qur’an, sejalan dengan visi dan misi Kukar Idaman,” tambahnya.
MTQ ke-11 tingkat Kecamatan Tenggarong ini dibuka secara resmi oleh Asisten II Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara, Ahyani Fadiannur Diani. Dalam sambutannya, Ahyani menyampaikan bahwa MTQ ini adalah ajang seleksi bagi duta-duta Al-Quran dari Kecamatan Tenggarong.
Ahyani juga mendorong peningkatan kualitas dalam berbagai aspek MTQ, termasuk Sumber Daya Manusia (SDM) seperti peserta, official, panitia, dan dewan hakim, serta kualitas penyelenggaraan seperti tempat, waktu, dan dana.
“Melalui kesempatan ini, saya mendorong agar kita terus menggelorakan semangat pembinaan dan pendidikan Al-Quran yang bermutu bagi masyarakat di Kukar,” ujar Ahyani.
Selain itu, MTQ ini juga menjadi persiapan bagi para peserta untuk menghadapi MTQ ke-45 tingkat Kabupaten Kukar yang akan dilaksanakan di Kecamatan Samboja Barat. Ahyani berpesan kepada para peserta agar menjadikan MTQ ini sebagai ajang kompetisi yang sehat untuk menunjukkan keunggulan dan potensi pribadi masing-masing.
Pelaksanaan MTQ diharapkan mampu memotivasi seluruh kafilah untuk mempersiapkan diri lebih baik dalam menghadapi kompetisi tingkat kabupaten, serta meningkatkan kualitas generasi yang mampu memahami dan melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan baik.(adv/kominfokukar)





